Media loose parts merupakan media pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi, memecahkan masalah, dan membangun pengetahuan melalui pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan media loose parts dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan keaksaraan awal anak usia 5–6 tahun di Kota Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 90 anak usia 5–6 tahun dari enam satuan PAUD di Kota Kupang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi kemampuan berpikir kritis dan keaksaraan awal yang telah divalidasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Wilcoxon Signed-Rank, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media loose parts meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keaksaraan awal secara signifikan (p < 0,05). Efektivitas pembelajaran berada pada kategori tinggi, dengan nilai N-Gain sebesar 80,87% untuk kemampuan berpikir kritis dan 82,62% untuk kemampuan keaksaraan awal. Temuan ini mengimplikasikan bahwa media loose parts dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dan kontekstual untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis dan keaksaraan awal anak usia 5–6 tahun di PAUD.
Copyrights © 2026