Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi: (1) korelasi antara daya ledak otot tungkai dan ketepatan smash pada atlet bulu tangkis, (2) korelasi kekuatan otot lengan dengan akurasi smash, (3) keterkaitan panjang tungkai dengan ketepatan smash, serta (4) korelasi simultan daya ledak otot tungkai, kekuatan otot lengan, dan panjang tungkai dengan ketepatan smash pada atlet PB FIK Universitas Cenderawasih berusia 10–14 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui tes dan pengukuran, dengan populasi sebanyak 24 atlet. Sampel diperoleh menggunakan teknik purposive sampling sehingga terpilih 16 atlet sesuai kriteria penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi vertical jump untuk mengukur daya ledak tungkai, push-up untuk kekuatan lengan, tes pengukuran panjang tungkai, serta tes ketepatan smash berdasarkan standar PBSI. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) daya ledak tungkai memiliki korelasi signifikan dengan ketepatan smash (rhitung 0,749 > rtabel 0,468; p < 0,05), (2) kekuatan lengan berkorelasi signifikan dengan ketepatan smash (rhitung 0,671 > rtabel 0,468; p < 0,05), (3) panjang tungkai memiliki korelasi signifikan dengan ketepatan smash (rhitung 0,822 > rtabel 0,468; p < 0,05), dan (4) ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ketepatan smash (Fhitung 27,301 > Ftabel 3,80; p < 0,05).
Copyrights © 2025