Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi peningkatan nutrisi bagi pesilat muda melalui pemberdayaan pelatih dan wali pesilat di Kota Jayapura Saharuddin Ita; Rodhi Rusdianto Hidayat; Agus Zainuri; Evi Sinaga; Miftah Fariz Prima Putra; Ermelinda Yersin Putri Larung; Yos Wandik; Yohanis Manfred Mandosir; Kurdi Kurdi; Junalia Muhammad; Nasruddin Nasruddin; I Putu Eka Wijaya Putra; Muhammad Fitrah Mubarak; Irfan Deny Oktavian; Meilani Paulina Lewier; Raihan Ramadhan Abdullah; Jems R. Awantano
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.28788

Abstract

AbstrakPencak Silat sebagai warisan budaya Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan, termasuk melalui peningkatan kualitas nutrisi atlet muda. Namun, di Kota Jayapura, rendahnya pemahaman pelatih dan wali pesilat mengenai prinsip nutrisi olahraga menjadi hambatan bagi optimalisasi performa dan kesehatan atlet. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan nutrisi pelatih dan wali pesilat muda di Perguruan Persinas ASAD Kota Jayapura. Dengan melibatkan 82 peserta yang terdiri dari 10 pelatih, 25 wali pesilat, dan 47 pesilat muda, program ini dilakukan selama enam bulan melalui lokakarya, pelatihan, pendampingan, serta penggunaan aplikasi Calorie Counter Easy Fit Pro. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan nutrisi sebesar 46,8% pada semua kelompok peserta berdasarkan skor pre-test dan post-test. Pelatih pria mencatat skor post-test tertinggi (87,1), sementara wali pesilat mencapai skor 76,3. Pendampingan aplikasi berhasil meningkatkan keterampilan peserta dalam merencanakan diet dan memantau kebutuhan gizi atlet. Hambatan utama berupa keterbatasan akses teknologi dan variasi tingkat pengetahuan awal berhasil diatasi dengan strategi pelatihan adaptif. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesadaran nutrisi, kemandirian pelatih dan wali, serta kesehatan dan performa pesilat muda. Keberhasilan ini menunjukkan potensi replikasi program pada komunitas olahraga lain. Evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan pengembangan program ini. Kata kunci:  nutrisi olahraga; pencak silat ; pemberdayaan; aplikasi manajemen nutrisi; pesilat muda. AbstractPencak Silat, as Indonesian cultural heritage, holds significant potential for development, including through improving the nutritional quality of young athletes. However, in Jayapura City, the low understanding of coaches and parents of Pencak Silat athletes regarding sports nutrition principles hinders the optimization of athletes' performance and health. This community service program aimed to increase the nutrition knowledge of coaches and parents of young athletes at Persinas ASAD Pencak Silat School in Jayapura City. Involving 82 participants consisting of 10 coaches, 25 parents, and 47 young athletes, this program was conducted over six months through workshops, training, mentoring, and the use of the Calorie Counter Easy Fit Pro application. The results showed an average increase in nutrition knowledge of 46.8% across all participant groups based on pre-test and post-test scores. Male coaches recorded the highest post-test score (87.1), while parents of athletes achieved a score of 76.3. Application mentoring successfully improved participants' skills in planning diets and monitoring athletes' nutritional needs. The main obstacles in the form of limited access to technology and variations in initial knowledge levels were successfully overcome with adaptive training strategies. This program made a real contribution to increasing nutritional awareness, the independence of coaches and parents, as well as the health and performance of young athletes. This success demonstrates the potential for replicating the program in other sports communities. Further evaluation is needed to ensure the sustainability and development of this program. Keywords: sports nutrition; encak silat; empowerment; nutrition management application; young athletes.
Pengaruh Latihan Pliometrik Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Atlet Gulat Swandika Pinem; Irfan Deny Oktavian; Muhammad Fitrah Mubarak; Fachrun Nisa Sofiyah Khasanah
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 4 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/2rfwp533

Abstract

This study aims to determine the effect of plyometric training on increasing leg muscle power in wrestling athletes. The method used was a pre-experiment with a one-group pretest-posttest design, and involved 40 wrestling athletes selected through a purposive sampling technique. The test instrument used in this study was a standing broad jump, and the data were analyzed using normality and homogeneity tests as prerequisite tests, then continued with a paired t-test and calculating the average increase. The results showed that: (1) there was a significant increase in leg muscle power in wrestling athletes, namely 183.55 before treatment and increasing to 186.97 after participating in the plyometric training program; (2) the data in this study were normally distributed and homogeneous; (3) the significance value of the t-test was 0.000 < 0.05, which explains that there is a significant effect. The conclusion of this study is that there is a significant effect of plyometric training on increasing leg muscle power in wrestling athletes. Keywords: Leg Muscle Power, Plyometric Training, Wrestling
Pelatihan Digitalisasi Administrasi Kepelatihan Berbasis Google Drive bagi MGMP PJOK SMP Kabupaten Jayapura Irfan Deny Oktavian; Pamungkas Yulian Effendi; Swandika Pinem; Indra Yudistira; Muhammad Teguh Prasetyo
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i8.3867

Abstract

Administrasi kepelatihan yang tertib dan mudah diakses merupakan kebutuhan mendesak bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di tingkat SMP, mengingat masih banyak dokumen administrasi seperti RPP, program latihan, dan catatan evaluasi siswa yang dikelola secara manual sehingga rentan hilang, sulit diakses, dan tidak terdokumentasi dengan baik. Kondisi ini mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul "Pelatihan Digitalisasi Administrasi Kepelatihan Berbasis Google Drive bagi MGMP PJOK SMP Kabupaten Jayapura" guna meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola administrasi secara digital, efisien, dan kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan pendampingan praktik langsung (hands-on) kepada dua puluh lima anggota MGMP PJOK, meliputi pengenalan fitur Google Drive, penataan struktur folder administrasi, serta praktik unggah dan berbagi dokumen. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 72,9% berdasarkan perbandingan skor pre-test dan post-test, dengan peningkatan tertinggi pada kemampuan menyusun struktur folder digital. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelatihan tergolong sangat baik, dan seluruh peserta berhasil membuat struktur folder digital secara mandiri. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan efisiensi kerja guru PJOK dan mendukung transformasi digital dalam pengelolaan administrasi pendidikan di sekolah, sehingga perlu keberlanjutan melalui pendampingan berkala agar pemanfaatannya menjadi kebiasaan kerja yang konsisten dan berdampak luas bagi mutu pengelolaan administrasi kepelatihan PJOK.
Korelasi Power Otot Tungkai, Kekuatan Otot Lengan, Panjang Tungkai dengan Ketepatan Smash pada Atlet Bulu Tangkis Usia 10 -14 tahun Hakim Irwandi Marpaung; Swandika Pinem; Deni Rahman Marpaung; Irfan Deny Oktavian; Giofandi Samin; Purwanto
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 2 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sport-mu.v6i2.4459

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi: (1) korelasi antara daya ledak otot tungkai dan ketepatan smash pada atlet bulu tangkis, (2) korelasi kekuatan otot lengan dengan akurasi smash, (3) keterkaitan panjang tungkai dengan ketepatan smash, serta (4) korelasi simultan daya ledak otot tungkai, kekuatan otot lengan, dan panjang tungkai dengan ketepatan smash pada atlet PB FIK Universitas Cenderawasih berusia 10–14 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui tes dan pengukuran, dengan populasi sebanyak 24 atlet. Sampel diperoleh menggunakan teknik purposive sampling sehingga terpilih 16 atlet sesuai kriteria penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi vertical jump untuk mengukur daya ledak tungkai, push-up untuk kekuatan lengan, tes pengukuran panjang tungkai, serta tes ketepatan smash berdasarkan standar PBSI. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) daya ledak tungkai memiliki korelasi signifikan dengan ketepatan smash (rhitung 0,749 > rtabel 0,468; p < 0,05), (2) kekuatan lengan berkorelasi signifikan dengan ketepatan smash (rhitung 0,671 > rtabel 0,468; p < 0,05), (3) panjang tungkai memiliki korelasi signifikan dengan ketepatan smash (rhitung 0,822 > rtabel 0,468; p < 0,05), dan (4) ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ketepatan smash (Fhitung 27,301 > Ftabel 3,80; p < 0,05).
Effects of interval and fartlek training on VO₂max across leg muscle endurance levels Hakim Irwandi Marpaung; Evi Sinaga; Ilham Ilham; Kurdi Kurdi; Ipa Sari Kardi; Ansar Ansar; Irfan Deny Oktavian
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2026): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020267209

Abstract

This study aimed to compare the effects of interval and fartlek training on VO₂max improvement across different levels of leg muscle endurance. Twenty sports science students participated in a 2 × 2 factorial experiment, VO₂max and leg muscle endurance were assessed using the Multistage Fitness Test and Wall Sit Test, respectively. Data were analyzed using two-way ANOVA. Training method significantly affected VO₂max improvement (F = 21.443, p < .001), as did leg muscle endurance level (F = 160.105, p < .001). However, the interaction between the two factors was not significant (F = 3.905, p = .066). Interval and fartlek training produced different VO₂max adaptations, while leg muscle endurance was independently associated with VO₂max improvement; however, no significant interaction between the two factors was detected.