Anatomi manusia merupakan kompetensi fundamental bagi pelatih olahraga, Pengetahuan anatomi muskuloskeletal merupakan fondasi kompetensi pelatih olahraga, namun kompleksitas materi sering menyebabkan beban kognitif (cognitive overflow) dan rendahnya minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan membuktikan efektivitas dua metode pembelajaran, yaitu Part Practice (Bagian) dan Whole Practice (Keseluruhan) terhadap minat belajar anatomi pada mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari 20 mahasiswa Universitas Catur Insan Cendekia yang dibagi menjadi dua kelompok homogen (n=10 per kelompok) dan diberikan perlakuan selama 12 pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah angket Minat Belajar dengan analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode efektif meningkatkan minat belajar (p <0,05). Namun, Metode Part Practice terbukti memberikan pengaruh yang lebih signifikan dengan rata-rata skor posttest sebesar 8.200, dibandingkan Metode Whole Practice dengan rata-rata 7.000. Penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan Part Practice lebih direkomendasikan untuk pembelajaran anatomi olahraga guna memaksimalkan antusiasme dan pemahaman siswa.
Copyrights © 2025