Ridwan Afif
Universitas Catur Insan Cendekia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Circadian Rhythm: Strategi Peningkatan Kesehatan dan Kinerja Akademik Mahasiswa UCIC Cirebon Helmi Akmal Fauzan; Nur Muhamad Hildan; Nadia Nurul Paramitha; Ridwan Afif; Yogi Slamet
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v4i1.1111

Abstract

Mahasiswa di era digital sering dihadapkan pada tuntutan akademik tinggi yang memicu pola tidur tidak teratur, paparan blue light, dan kebiasaan begadang. Hal ini berisiko merusak ritme sirkadian (circadian rhythm), yang berdampak pada penurunan fungsi neurokognitif dan kesehatan fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa Universitas Catur Insan Cendekia (UCIC) Cirebon mengenai mekanisme jam biologis tubuh dan jadwal kerja organ. Metode yang digunakan adalah Mini Class interaktif yang meliputi penyuluhan, diskusi, dan praktik penyusunan ulang jadwal harian, dengan evaluasi menggunakan instrumen pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi kesehatan yang signifikan, ditandai dengan lonjakan pemahaman mengenai jam kerja organ sebesar 45% dan kesadaran praktik tidur sehat (sleep hygiene) sebesar 29%. Secara keseluruhan, rata-rata total peningkatan wawasan mahasiswa mencapai 37%. Disimpulkan bahwa pemahaman mengenai circadian rhythm merupakan strategi preventif yang sangat vital untuk membantu mahasiswa menyelaraskan jadwal akademik dengan jam fisiologis tubuh guna mengoptimalkan stamina fisik dan kinerja akademik.
Pemberdayaan Pelatih Bulutangkis melalui Pelatihan Integrasi Aplikasi Court Footwork dan Metode Konvensional Yogi Slamet; Nadia Nurul Paramitha; Ridwan Afif; Helmi Akmal Fauzan; Nur Muhamad Hildan
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v4i1.1119

Abstract

Footwork (kerja kaki) merupakan komponen fundamental dalam olahraga bulutangkis yang menuntut kelincahan, kecepatan, dan ketepatan. Namun, temuan di lapangan menunjukkan bahwa banyak pelatih dan guru olahraga yang masih terpaku pada metode latihan konvensional secara penuh, sehingga proses latihan sering kali monoton dan kurang terukur bagi atlet. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan para pelatih bulutangkis dan guru olahraga melalui pelatihan integrasi aplikasi Court Footwork (CF) dengan metode konvensional. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta dan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, lokakarya, demonstrasi lapangan, serta pendampingan praktik. Evaluasi tingkat keberhasilan program dilakukan melalui observasi kinerja dan instrumen pretest-posttest untuk mengukur pemahaman pedagogis peserta serta kelincahan atlet saat sesi pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan; nilai kelincahan gerak kaki meningkat dari rata-rata 4.7 menjadi 7.5 (peningkatan sebesar 46%) melalui penerapan metode kombinasi ini. Dapat disimpulkan bahwa integrasi teknologi olahraga dengan latihan tradisional sangat efektif untuk meningkatkan mutu kepelatihan dan performa atlet.
Optimalisasi Kemampuan Motorik dan Kebugaran Jasmani Siswa Taman Kanak-Kanak melalui Implementasi Program Aktivitas Bermain Terstruktur Nadia Nurul Paramitha; Ridwan Afif; Yogi Slamet; Nur Muhamad Hildan; Helmi Akmal Fauzan
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v4i1.1120

Abstract

Masa kanak-kanak merupakan fase krusial bagi perkembangan motorik, namun seringkali aktivitas fisik di sekolah kurang terstruktur dan hanya bersifat bermain bebas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi kemampuan motorik dan kebugaran jasmani 30 siswa Taman Kanak-Kanak melalui implementasi program aktivitas bermain terstruktur berbasis ilmu keolahragaan. Metode yang digunakan adalah Mini Class yang mencakup edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung dengan desain evaluasi pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan motorik anak, di mana rata-rata skor meningkat dari 2,15 (kategori mulai berkembang) menjadi 3,55 (kategori berkembang sangat baik). Peningkatan tertinggi terlihat pada aspek koordinasi dan kelincahan. Disimpulkan bahwa aktivitas bermain yang didesain dengan kaidah sport science efektif dalam menstimulasi perkembangan fisik anak usia dini secara terukur. Penting bagi institusi pendidikan anak usia dini untuk mengintegrasikan program terstruktur ini ke dalam kurikulum harian guna mendukung literasi fisik dan fondasi prestasi olahraga sejak dini.
Pengenalan Pentingnya Kebugaran Jasmani bagi Taruna SMK Penerbangan Semarang Ridwan Afif; Yogi Slamet; Helmi Akmal Fauzan; Nur Muhamad Hildan; Nadia Nurul Paramitha
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v4i1.1121

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan syarat fundamental bagi taruna SMK Penerbangan, mengingat prospek karier mereka di industri penerbangan maupun militer menuntut stamina fisik yang tinggi. Namun, banyak taruna yang belum memahami metode latihan terstruktur dan manfaat jangka panjang dari menjaga kebugaran. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran taruna SMK Penerbangan Semarang mengenai pentingnya kebugaran jasmani melalui sosialisasi dan demonstrasi lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan 50 taruna, dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana skor rata-rata meningkat dari 58% menjadi 92%. Dapat disimpulkan bahwa program ini efektif meningkatkan literasi kesehatan taruna dan memotivasi mereka untuk menerapkan pola latihan fisik yang lebih disiplin.