Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Small Sided Games (SSG) 3v3 dan 4v4 terhadap peningkatan kapasitas aerobik (VO₂max) pemain futsal Baya FC. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest two group design. Sampel penelitian berjumlah 30 pemain futsal Baya FC yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan SSG 3v3 (n=15) dan kelompok latihan SSG 4v4 (n=15). Program latihan dilaksanakan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Instrumen yang digunakan adalah Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur VO₂max. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, paired sample t-test, dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok SSG 3v3 mengalami peningkatan VO₂max dari 41,87 ± 2,96 ml/kg/menit menjadi 48,12 ± 2,71 ml/kg/menit (p<0,001), sedangkan kelompok SSG 4v4 meningkat dari 42,04 ± 3,01 ml/kg/menit menjadi 46,01 ± 2,65 ml/kg/menit (p<0,001). Hasil independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan VO₂max yang signifikan antara kedua kelompok (p=0,021). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan Small Sided Games 3v3 dan 4v4 sama-sama efektif meningkatkan VO₂max pemain futsal Baya FC, namun latihan Small Sided Games 3v3 memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan latihan Small Sided Games 4v4.
Copyrights © 2026