Permasalahan sampah di lingkungan sekolah dasar masih menjadi tantangan karena rendahnya kebiasaan siswa dalam memilah sampah organik dan anorganik sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) pada tempat sampah otomatis sebagai media edukasi lingkungan bagi siswa sekolah dasar. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi interaktif, demonstrasi penggunaan alat, serta pendampingan praktik pemilahan sampah menggunakan dua unit tempat sampah pintar berbasis sensor yang mampu mendeteksi kehadiran pengguna dan membuka penutup secara otomatis sesuai kategori sampah organik dan anorganik. Kegiatan dilaksanakan di ruang kelas dengan melibatkan siswa, guru, dan tim pelaksana pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman siswa mengenai jenis-jenis sampah serta cara memilahnya dengan benar, yang ditunjukkan melalui keaktifan siswa selama sesi tanya jawab dan simulasi langsung penggunaan alat. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan sejak dini serta mendorong penerapan teknologi tepat guna dalam pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan.
Copyrights © 2026