Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Classification Of Cirebon Typical Batik Motifs Using The Convolutional Neural Network (CNN) Algorithm Firmansyah Maulana; Ahmad Fauzi; Yusuf Eka Wicaksana
Generation Journal Vol 10 No 2 (2026): Generation Journal
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/gj.v10i2.28290

Abstract

The visual identification of traditional Cirebon batik motifs frequently relies on subjective observation, leading to inconsistent recognition results. To resolve this issue, this study implements a Convolutional Neural Network (CNN) with a four-layer convolutional architecture as an automated classification system. The dataset used in this research contains 1,492 images of Cirebon batik motifs, which are partitioned into a scheme of 80% for training and 20% for validation. Data augmentation is applied during the preprocessing phase to improve the variety and quality of the information processed by the model. The results show that the CNN model achieves an overall accuracy of 92%. Furthermore, the Area Under the Curve (AUC) values ranging from 0.98 to 1.00 confirm the model's strong capability in distinguishing between different motif classes, even though minor challenges persist in identifying motifs with high visual similarities, such as Singa Barong and Paksi Naga Liman.  
PENERAPAN TEKNOLOGI INTERNET OF THINGS PADA TEMPAT SAMPAH OTOMATIS DI SEKOLAH DASAR Kiki Ahmad Baihaqi; Ahmad Fauzi; Yusuf Eka Wicaksana
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 8 No. 2 (2026): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/s7krb763

Abstract

Permasalahan sampah di lingkungan sekolah dasar masih menjadi tantangan karena rendahnya kebiasaan siswa dalam memilah sampah organik dan anorganik sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) pada tempat sampah otomatis sebagai media edukasi lingkungan bagi siswa sekolah dasar. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi interaktif, demonstrasi penggunaan alat, serta pendampingan praktik pemilahan sampah menggunakan dua unit tempat sampah pintar berbasis sensor yang mampu mendeteksi kehadiran pengguna dan membuka penutup secara otomatis sesuai kategori sampah organik dan anorganik. Kegiatan dilaksanakan di ruang kelas dengan melibatkan siswa, guru, dan tim pelaksana pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman siswa mengenai jenis-jenis sampah serta cara memilahnya dengan benar, yang ditunjukkan melalui keaktifan siswa selama sesi tanya jawab dan simulasi langsung penggunaan alat. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan sejak dini serta mendorong penerapan teknologi tepat guna dalam pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan.