Open Community Service Journal
Vol. 5 No. 2 (2026): Open Community Service Journal

Tuberculosis Harmony Project: Pemberdayaan Kelompok Peduli TB melalui Pelatihan dan Penyuluhan di Desa Palakahembi

Yosephina Elizabeth Sumartini Gunawan (Poltekkes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia)
Leni Landudjama (Poltekkes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia)
Yublina Rohi (Poltekkes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia)
Tatu Rija (Poltekkes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia)
Juniferd Hanggawali (Poltekkes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia)
Safril Evan Dominggus (Poltekkes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia)
Clarania Klau (Poltekkes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia)
Gabriela Olgaviana Malo (Poltekkes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2026

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan global yang harus segera dihentikan penularannya. Keterlibatan aktif stakeholder dan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam keberhasilan penanganan TB.Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat melalui pembentukan dan pelatihan Kelompok Peduli TB serta penyuluhan kesehatan di Desa Palakahembi, Kabupaten Sumba Timur.Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan TB Care Group yang diikuti oleh 13 peserta dan penyuluhan kesehatan yang diikuti oleh 35 masyarakat. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, simulasi, role play, studi kasus, dan pembagian leaflet edukasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan TB berisi 15 pertanyaan pilihan ganda yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan skor dan kategori pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan.Hasil: Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa pelatihan kelompok peduli TB efektif meningkatkan pengetahuan peserta, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 38,5% menjadi 76,9% dan tidak ada lagi peserta yang memiliki pengetahuan kurang setelah intervensi. Pada kegiatan penyuluhan masyarakat, proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 8,6% menjadi 57,1%, sedangkan kategori kurang menurun dari 62,8% menjadi 8,6%. Peningkatan pengetahuan menunjukkan efektivitas metode edukasi partisipatif dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai TB.Kesimpulan: Pelatihan Kelompok Peduli TB dan penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang tuberkulosis. Integrasi edukasi kesehatan dengan pemberdayaan masyarakat berpotensi memperkuat partisipasi komunitas dalam pencegahan, deteksi dini, dan pengendalian TB secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

OCSJ

Publisher

Subject

Environmental Science Social Sciences Other

Description

Open Community Service Journal (OCSJ) merupakan jurnal nasional di bawah lembaga Research and Social Study Institute salah satu lembaga ilmiah di Indonesia yang berlokasi di Yogyakarta. Open Community Service Journal menerbitkan artikel artikel hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa ...