Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang erat kaitannya dengan rendahnya literasi gizi dan keterbatasan ekonomi keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis efektivitas edukasi Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) serta program pemberdayaan ekonomi warga sebagai upaya pencegahan stunting yang terintegrasi di Desa Tanjung, Kabupaten Pamekasan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan pendampingan, penyuluhan gizi, pelatihan produksi MP-ASI berbasis bahan pangan lokal, dan pelatihan wirausaha skala rumah tangga. Evaluasi efektivitas diukur melalui kuesioner pre-test dan post-test pada kelompok sasaran yang terdiri dari ibu balita, ibu hamil, dan kader posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta sebesar 63,3% terkait praktik pemberian MP-ASI yang tepat serta peningkatan keterampilan olah pangan berbasis bahan lokal hingga 77,5%. Di sektor ekonomi, pendampingan berhasil membentuk unit usaha mandiri warga yang memproduksi produk olahan lokal, sehingga mendukung peningkatan daya beli keluarga terhadap makanan bergizi. Sinergi antara edukasi gizi dan penguatan ekonomi terbukti efektif menciptakan kemandirian pangan dan berpotensi menurunkan risiko stunting secara berkelanjutan di Desa Tanjung.
Copyrights © 2026