Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal dalam membangun hubungan sosial peserta didik pasca bencana di SMK Negeri 2 Lubuk Basung, dilihat dari komunikasi informasional, persuasif, emosional, dan relasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri dari dua peserta didik sebagai informan kunci dan empat informan tambahan, yaitu guru bimbingan dan konseling, guru mata pelajaran, wali kelas, serta teman sebaya, yang dipilih melalui teknik snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal peserta didik pasca bencana sudah berjalan cukup baik. Pada aspek informasional, peserta didik memperoleh kabar mengenai kondisi sekolah secara jelas melalui grup WhatsApp kelas. Pada aspek persuasif, peserta didik berangsur kembali aktif mengikuti pembelajaran. Pada aspek emosional, peserta didik mulai berani mengungkapkan perasaan dan saling menguatkan satu sama lain. Sedangkan pada aspek relasional, hubungan dengan teman dan guru kembali terjalin melalui sikap terbuka dan saling percaya. Guru BK disarankan menghadirkan layanan bimbingan dan konseling yang berkelanjutan agar pemulihan psikososial peserta didik pasca bencana berjalan lebih optimal.
Copyrights © 2026