Pembelajaran pendidikan jasmani (PJOK) luar ruangan menghadapkan siswa pada risiko lingkungan yang dinamis, sementara pengajaran keselamatan masih cenderung menekankan kepatuhan terhadap aturan daripada kemampuan menilai dan mengelola risiko secara aktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan, memvalidasi, dan memperoleh bukti awal efektivitas modul kesehatan dan keselamatan berbasis Pedagogi Deep Learning (DLP) untuk PJOK luar ruangan. Penelitian menggunakan desain Research and Development dengan kerangka ADDIE dan evaluasi one-group pretest-posttest pada 30 siswa Kelas VIII/Fase D di satu sekolah alam di Surakarta, Indonesia. Validasi melibatkan enam ahli, sedangkan kepraktisan dinilai oleh satu praktisi PJOK senior. Modul mengintegrasikan scenario-based task cards, dynamic risk assessment, collaborative problem solving, dan metacognitive debriefing. Validasi menghasilkan Content Validity Index 0,92, Aiken’s V 0,89, dan kelayakan operasional 91,5%. Setelah empat sesi, skor meningkat dari 58,40 ± 8,25 menjadi 86,70 ± 6,15, t(29) = 16,42, p < 0,001, dengan . Observasi guru menunjukkan peningkatan identifikasi bahaya dan pengambilan keputusan situasional siswa.
Copyrights © 2026