Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober

Antepartum Haemorrhage Due to Total Placenta Praevia in a G2P1A0 34-35 Weeks Gestation

Ariq Reynaldi (Universitas Yarsi)
Ulul Albab (Universitas Yarsi)
Damarizqa Dara Sjahruddin (Universitas Yarsi)
Selly Septina (Universitas Yarsi)



Article Info

Publish Date
09 Sep 2026

Abstract

Plasenta previa merupakan kelainan implantasi plasenta yang terletak di dekat atau menutupi ostium servikalis interna dan menjadi salah satu penyebab penting perdarahan antepartum serta persalinan prematur. Plasenta previa totalis merupakan bentuk plasenta previa yang menutupi seluruh ostium servikalis interna dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius bagi ibu maupun janin. Diagnosis dini dan penatalaksanaan yang tepat diperlukan untuk mencegah peningkatan morbiditas dan mortalitas maternal serta neonatal. Laporan Kasus: Seorang wanita berusia 18 tahun dengan status obstetri G2P1A0 datang ke rumah sakit dengan keluhan perdarahan pervaginam berupa darah segar tanpa disertai nyeri. Berdasarkan hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, dan ultrasonografi, pasien didiagnosis mengalami kehamilan 34–35 minggu dengan plasenta previa totalis disertai anemia hipokrom mikrositik. Penatalaksanaan awal dilakukan melalui stabilisasi kondisi hemodinamik dan pemantauan kondisi ibu serta janin. Pasien mendapatkan transfusi darah, kortikosteroid untuk pematangan paru janin, serta tokolitik. Mengingat adanya perdarahan pada kehamilan dengan plasenta previa totalis, dilakukan terminasi kehamilan melalui operasi Sectio Caesarea secara emergensi. Persalinan menghasilkan bayi laki-laki dengan kondisi baik. Perdarahan yang terjadi selama tindakan operatif dapat ditangani dengan baik dan kondisi maternal selanjutnya dipantau selama masa perawatan. Kesimpulan: Kasus ini menunjukkan bahwa plasenta previa totalis dengan perdarahan antepartum membutuhkan diagnosis yang cepat, pemantauan kondisi maternal dan fetal secara menyeluruh, serta penatalaksanaan komprehensif. Stabilisasi hemodinamik, persiapan transfusi, pemberian kortikosteroid pada kehamilan preterm, dan terminasi melalui Sectio Caesarea merupakan bagian penting dalam penanganan untuk mencapai luaran maternal dan neonatal yang baik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ijmst

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Engineering Social Sciences

Description

Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang ...