Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Vol. 6 No. 9 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia (Issue in Progress)

Partisipasi Masyarakat dalam Program Percepatan Penurunan Stunting di Kampung Yoka Distrik Heram Kota Jayapura

Alosius Karubaba (Universitas Cenderawasih)
Avelinus Lefaan (Universitas Cenderawasih)
Ferry R. P. P. Sitorus (Universitas Cenderawasih)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2026

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya prevalensi stunting di Kota Jayapura, khususnya di Kampung Yoka, Distrik Heram, yang mengindikasikan bahwa keberhasilan Program Percepatan Penurunan Stunting tidak hanya bergantung pada intervensi pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi kondisi stunting di Kampung Yoka, bentuk partisipasi masyarakat dalam program percepatan penurunan stunting, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat partisipasi tersebut. Penelitian ini menggunakan teori partisipasi masyarakat dari Cohen dan Uphoff, Ndraha, serta tangga partisipasi Arnstein untuk menganalisis keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan program. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap sembilan informan yang dipilih secara purposive sampling, terdiri atas tenaga kesehatan, kader posyandu, ibu hamil, ibu balita, aparat kampung, dan penyuluh KB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stunting di Kampung Yoka dipengaruhi oleh faktor multidimensional, seperti rendahnya pengetahuan gizi, keterbatasan ekonomi, pola konsumsi tradisional, serta akses layanan kesehatan yang belum optimal. Partisipasi masyarakat terlihat dalam bentuk kehadiran pada kegiatan posyandu, penyuluhan gizi, gotong royong, dukungan tokoh adat dan agama, serta kerja sama dengan aparat kampung, meskipun tingkat keterlibatannya belum merata. Faktor pendukung partisipasi meliputi budaya gotong royong, dukungan tokoh masyarakat, ketersediaan pangan lokal, dan keberadaan program pemerintah, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya pengetahuan gizi, keterbatasan ekonomi, kebiasaan budaya tertentu, dan kesibukan masyarakat. Pembahasan menunjukkan bahwa modal sosial dan budaya lokal berperan strategis dalam memperkuat partisipasi masyarakat dan menentukan keberhasilan program percepatan penurunan stunting. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah dan pemangku kepentingan meningkatkan edukasi gizi berbasis budaya lokal, memperkuat peran posyandu dan kader, serta mendorong kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cerdika

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Health Professions Public Health Social Sciences

Description

Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau ...