Ketergantungan remaja pada media sosial menurunkan interaksi sosial tatap muka dan memicu kesepian akibat minimnya kedekatan emosional, yang terlihat melalui kecanduan layar, sering memeriksa notifikasi, obsesi validasi digital, FoMO, hingga isolasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kelekatan orang tua dan self-esteem terhadap kesepian pada remaja pengguna aktif media sosial di Karawang. Hipotesis dalam penelitian ini adanya pergaruh kelekatan orang tua dan self-esteem terhadap kesepian. Penelitian ini menggunakan desain kausalitas melibatkan 386 remaja berusia 12-21 tahun yang dipilih menggunakan Convenience sampling. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan spss vesion 25. Data dikumpulkan melalui tiga instrumen yaitu, Paret Child Relationship (IPPA) untuk mengukur kelekatan orang tua, Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) mengukur harga diri dan UCLA Loneliness Scale Version 3 untuk mengukur kesepian. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa kelekatan orang tua dan Self-Esteem secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kesepian, dengan kontribusi sebesar 63,6%, sedangkan 36,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Secara parsial, kelekatan orang tua berpengaruh signifikan sebesar 18,6% dan Self-Esteem berpengaruh signifikan sebesar 44,9%.
Copyrights © 2026