Sains Medisina
Vol 4 No 6 (2026): Sains Medisina

Hubungan Pengetahuan Gizi, Paparan Iklan Media Sosial, Dan Frekuensi Konsumsi Junk Food Terhadap Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja

Noor Latifah (Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin)
Ermina Syainah (Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin)
Sajiman Sajiman (Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Masa remaja merupakan periode yang rentan terhadap konsumsi junk food yang tinggi kalori namun rendah zat gizi, sehingga dapat meningkatkan risiko gizi lebih dan obesitas. Pengetahuan gizi berperan penting dalam memengaruhi perilaku pemilihan makanan pada remaja. Selain itu, tingginya penggunaan media sosial juga meningkatkan paparan iklan makanan cepat saji yang dapat memengaruhi pola konsumsi remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan gizi, paparan iklan media sosial, dan frekuensi konsumsi junk food dengan kejadian gizi lebih pada remaja di SMA Negeri 3 Banjarbaru. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada 88 responden yang dipilih secara simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman (α = 0,05). Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner pengetahuan gizi, kuesioner paparan iklan media sosial, dan Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk mengukur frekuensi konsumsi junk food. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47,7% responden mengalami gizi lebih, 48,9% memiliki tingkat pengetahuan gizi kategori cukup, 48,9% terpapar iklan media sosial dalam kategori tinggi, serta 53,4% memiliki frekuensi konsumsi junk food kategori jarang. Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan gizi (p=0,018, r=-0,252) dan paparan iklan media sosial (p=0,045, r=0,214) dengan kejadian gizi lebih. Sementara itu, frekuensi konsumsi junk food tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,059, r=0,202). Berdasarkan hasil penelitian, responden diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan gizi dan lebih bijak membatasi pengaruh iklan makanan di media sosial.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sainsmedisina

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Sains Medisina merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article tentang penemuan obat, sistem penghantaran obat, pengembangan obat, evaluasi sediaan kosmetik dan makanan. Jurnal ini mencakup bidang-bidang khusus seperti kimia obat, farmakologi, farmakognosi, fitokimia, ...