Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan yang banyak dialami lansia dan diduga berkaitan dengan tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan status karies pada lansia di RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah pasien lansia berusia 60 tahun ke atas yang berobat di Poliklinik Gigi RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dan formulir pemeriksaan indeks Decayed, Missing, Filled Teeth (DMFT). Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan uji Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 27 pada tingkat signifikansi 5%. Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (37%), sedangkan status karies didominasi kategori sangat tinggi (97%). Hasil uji Pearson Product Moment menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan status karies pada lansia (p = 0,000) dengan koefisien korelasi sebesar 0,716. Pengetahuan kesehatan gigi dan mulut berhubungan secara signifikan dengan status karies pada lansia. Peningkatan pengetahuan melalui program edukasi diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan karies dan peningkatan kesehatan gigi dan mulut pada lansia.
Copyrights © 2026