Discipline is an important aspect of character development in early childhood that can be fostered through habituation activities in daily life. However, some children still experience difficulties in complying with rules and participating in school activities in an orderly manner. This study aimed to describe the implementation of a routine handwashing activity before meals and to analyze its impact on improving the discipline of Group B children at TK Dharma Praja Denpasar. The study employed a collaborative Classroom Action Research (CAR) design based on the Kemmis and Taggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 18 Group B children, comprising 8 boys and 10 girls. Data were collected through observations, interviews, documentation, and field notes, and were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results showed that the routine handwashing activity before meals could be implemented consistently as a habituation practice that trained children to follow rules, queue orderly, wait for their turn, and comply with teachers’ instructions. The percentage of children achieving the categories of Developing as Expected and Developing Very Well increased from 27.8% in the pre-cycle to 50.0% in Cycle I and reached 77.8% in Cycle II. Therefore, the implementation of routine handwashing before meals was effective in improving the discipline of Group B children at TK Dharma Praja Denpasar. These findings indicate that handwashing before meals not only promotes clean and healthy living habits but also contributes to the development of discipline in early childhood. ABSTRAK Disiplin merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter anak usia dini yang perlu dikembangkan melalui kegiatan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih terdapat anak yang belum mampu mematuhi aturan dan mengikuti kegiatan secara tertib di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan rutin cuci tangan sebelum makan serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan disiplin anak kelompok B di TK Dharma Praja Denpasar. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 anak kelompok B yang terdiri atas 8 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan rutin cuci tangan sebelum makan dapat dilaksanakan secara konsisten sebagai bentuk pembiasaan yang melatih anak mematuhi aturan, mengantre dengan tertib, menunggu giliran, serta mengikuti instruksi guru. Persentase anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) meningkat dari 27,8% pada pra-siklus menjadi 50,0% pada siklus I dan mencapai 77,8% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan kegiatan rutin cuci tangan sebelum makan efektif dalam meningkatkan disiplin anak kelompok B di TK Dharma Praja Denpasar. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan cuci tangan sebelum makan tidak hanya mendukung pembiasaan hidup bersih dan sehat, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter disiplin anak usia dini. Â
Copyrights © 2026