LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Vol. 6 No. 4 (2026)

ANALISIS BENTUK ABREVIASI DAN KOMPOSISI PADA MEDIA SOSIAL MAHASISWA INSTITUT KEGURUAN DAN TEKNOLOGI LARANTUKA

Karolinda Letek Karhi (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)
Pilipus Wai Lawet (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)
Yoakim Yolanda Mario Leu (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2026

Abstract

The dynamics of digital communication in the modern era have driven the emergence of distinctive word shortenings and compounds on social media platforms. This study aims to describe the use of Indonesian abbreviations and compounds on WhatsApp and Facebook among students of the Institute of Teacher Training and Technology of Larantuka (IKTL). The study employed a qualitative descriptive method with data sources consisting of students’ written communications containing abbreviation and compounding forms. The use of abbreviations and compounds reflects the adaptation of the Indonesian language to technological developments and the demands of fast, practical, and communicative digital interactions. Data were collected through observation, interviews, and documentation techniques, and analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings reveal that: (1) abbreviation forms identified consist of shortenings, acronyms, and clipping forms used to simplify writing and enhance communication efficiency in digital interactions; and (2) compounding forms found consist of endocentric and exocentric compounds used to create new terms in social media communication. ABSTRAK Dinamika komunikasi digital di era modern telah mendorong munculnya berbagai pemendekan dan penggabungan kata yang khas pada platform media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan abreviasi dan komposisi Bahasa Indonesia pada media sosial WhatsApp dan Facebook mahasiswa Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa komunikasi tertulis mahasiswa yang mengandung bentuk abreviasi dan komposisi. Penggunaan abreviasi dan komposisi menunjukkan adanya adaptasi Bahasa Indonesia terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan komunikasi digital yang cepat, praktis, dan komunikatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk abreviasi yang ditemukan terdiri atas singkatan, akronim, dan kliping yang digunakan untuk mempersingkat penulisan serta meningkatkan efisiensi komunikasi digital; dan (2) bentuk komposisi yang ditemukan terdiri atas komposisi endosentris dan eksosentris yang digunakan untuk membentuk istilah-istilah baru dalam komunikasi media sosial.    

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

learning

Publisher

Subject

Education

Description

LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan ...