LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Vol. 6 No. 4 (2026)

BENTUK DAN MAKNA MAJAS PERSONIFIKASI DALAM NOVEL SRIMENANTI KARYA JOKO PINURBO

Maria Evisiana Bulu Latan (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)
Imelda Oliva Wissang (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)
Rikardus Pande (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2026

Abstract

Joko Pinurbo's stylistic character uniquely blends diction simplicity with deep poetic nuance. Examining personification figures of speech is essential to uncovering aesthetic dimensions and reflective messages within fictional texts. This study aims to describe the form and meaning of personification figures of speech in the novel Srimenanti by Joko Pinurbo. This study uses a qualitative descriptive method with a stylistic approach. The source of research data is the novel Srimenanti by Joko Pinurbo, while the research data are in the form of words, phrases, sentences, and quotations containing personification figures of speech. Data collection was carried out through reading, recording, and identifying relevant data using purposive sampling. Data analysis was carried out using an interactive analysis model covering data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that personification figures of speech in the novel Srimenanti are classified into three forms: (1) personification based on feelings or emotions (7 data), (2) personification based on human actions (7 data), and (3) personification based on cognitive abilities (7 data). The meaning of personification reflects: (1) the character's life experiences, (2) psychological conditions of inner alienation and loneliness, and (3) human relationships with the environment as well as existential reflections on life, love, and mortality. ABSTRAK Gaya bahasa Joko Pinurbo memiliki kekhasan dalam memadukan kesederhanaan diksi dengan kedalaman makna puitis. Kajian terhadap majas personifikasi menjadi sangat esensial guna membongkar dimensi estetis dan pesan reflektif yang tersembunyi di balik teks fiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna majas personifikasi dalam novel Srimenanti karya Joko Pinurbo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Sumber data penelitian adalah novel Srimenanti karya Joko Pinurbo, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan kutipan yang mengandung majas personifikasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca, mencatat, dan mengidentifikasi data yang relevan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majas personifikasi dalam novel Srimenanti terbagi menjadi tiga bentuk: (1) personifikasi berbasis perasaan atau emosi (7 data), (2) personifikasi berbasis tindakan manusia (7 data), dan (3) personifikasi berbasis kemampuan kognitif (7 data). Makna majas personifikasi merefleksikan: (1) pengalaman hidup tokoh, (2) kondisi psikologis berupa keterasingan dan kesepian batin, serta (3) hubungan manusia dengan lingkungan dan perenungan eksistensial mengenai kehidupan, cinta, dan kematian.    

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

learning

Publisher

Subject

Education

Description

LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan ...