Proses pasteurisasi pada industri minuman memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja, seperti paparan suhu tinggi, tekanan, peralatan mekanis, dan bahan kimia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan pengendalian risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proses pasteurisasi di PT Amanah Prima Indonesia. Metode yang digunakan adalah Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi bahaya yang termasuk dalam kategori fisik, kimia, mekanis, listrik, dan ergonomi dengan tingkat risiko yang bervariasi dari rendah hingga tinggi. Pengendalian risiko direkomendasikan berdasarkan Hierarchy of Control melalui eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri. Penerapan JSA dan HIRARC terbukti mampu meningkatkan efektivitas identifikasi bahaya dan pengendalian risiko pada proses pasteurisasi.
Copyrights © 2026