Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) menuntut kinerja backend yang tinggi, khususnya pada modul Stock Report yang diakses secara intensif oleh pengguna operasional. Penelitian ini membandingkan kinerja framework backend Laravel dan Node.js (Express.js) pada modul Stock Report sistem ERP Iflex Indonesia menggunakan empat skenario pengujian fungsionalitas: tanpa search dan filter, dengan search, dengan filter, dan kombinasi keduanya. Pengujian dilakukan menggunakan Apache JMeter dengan 30 run dan 30 iterasi per run, serta monitoring resource melalui skrip command-line. Parameter yang diukur meliputi response time, throughput, CPU usage, dan RAM usage berdasarkan standar ISO/IEC 25010. Analisis statistik inferensial menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Mann-Whitney U (α = 0,05). Hasil menunjukkan Express.js unggul secara signifikan pada response time (3,67–9,80 ms vs 48–54 ms), throughput (96–250 req/s vs 17–21 req/s), dan CPU usage (3,57–7,06% vs 82–88%), sedangkan Laravel lebih hemat RAM di tiga dari empat skenario. Dari 16 pengujian hipotesis, 15 menghasilkan tolak H₀ (p < 0,001; effect size r = ±1,000). Express.js direkomendasikan untuk sistem ERP dengan kebutuhan performa tinggi, meskipun konsumsi RAM yang lebih besar perlu dipertimbangkan dalam perencanaan kapasitas infrastruktur.
Copyrights © 2026