Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi Edukasi Kesehatan Mental Berbasis Progressive Web App Hafidz, Hafidz; Fais Al Huda; Agi Putra Kharisma
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 8 (2024): Agustus 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental mengacu pada keadaan jiwa dan psikologis seseorang yang menunjukkan kemampuan mereka untuk beradaptasi dan menyelesaikan masalah, baik yang berasal dari dalam diri maupun dari lingkungan eksternal. Pada kisaran usia remaja, yaitu antara 15 hingga 24 tahun, terdapat sekitar 6,2% individu yang mengalami depresi. Depresi yang berat dapat meningkatkan risiko perilaku menyakiti diri sendiri, termasuk bunuh diri, dengan sekitar 80 hingga 90% kasus bunuh diri terkait dengan depresi dan kecemasan. Penting untuk memberikan edukasi tentang kesehatan mental sebagai langkah preventif untuk mencegah masalah kesehatan mental dan dampak yang mungkin timbul. Salah satu penyebab masalah kesehatan mental yang banyak terjadi adalah kurangnya pemahaman dan pengetahuan mengenai hal tersebut. Berdasarkan survei yang peneliti lakukan sekitar 95.7% responden merasa perlu lebih banyak informasi atau pendidikan tentang kesehatan mental. Edukasi memiliki peran penting karena membantu kita mengetahui cara mengatasi dan mencegah masalah kesehatan mental. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan keinginan untuk belajar dan mencari informasi yang luas tentang kesehatan mental. Aplikasi edukasi kesehatan mental yang dinamakan "MentalCare" dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan metode SDLC Prototype. Aplikasi ini menawarkan materi pembelajaran dan kuis untuk membantu mahasiswa dan remaja memahami materi kesehatan mental. Selain itu, tersedia fitur konsultasi pribadi dengan psikolog terkait edukasi kesehatan mental. Aplikasi ini berupa progressive web app yang memungkinkan pengguna mengaksesnya seperti aplikasi native. Ada tiga jenis pengujian yang dilakukan pengujian blackbox, usabilitas, dan dampak penggunaan aplikasi terhadap pengetahuan pengguna. Pada pengujian blackbox, hasilnya menunjukkan 100% valid untuk semua kebutuhan fungsional. Hasil pengujian SUS untuk psikolog menunjukkan skor 87.5 dan pengguna mendapatkan skor 85.75 yang masing-masing termasuk dalam kategori yang sangat baik. Berdasarkan pengujian dampak penggunaan aplikasi terhadap pengetahuan pengguna, aplikasi MentalCare terbukti meningkatkan pengetahuan kesehatan mental para pengguna.
Analisis Pengalaman Pengguna Aplikasi Website Pencatatan Hasil Panen dan Keuangan Usahatani Padi Menggunakan Metode Design Thinking dan Participatory Design Srigiardita, Callysta Salsa Bila; Agi Putra Kharisma; Fais Al Huda
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian di Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, masih menghadapi kendala dalam manajemen pencatatan usaha tani yang bersifat manual, sehingga berisiko terhadap kehilangan data dan ketidakteraturan laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi berbasis website bernama "IniTani" sebagai solusi digital untuk pencatatan hasil panen dan pengelolaan keuangan petani padi secara terstruktur dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah Design Thinking dengan tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test, yang diperkuat dengan pendekatan Participatory Design untuk melibatkan petani secara langsung dalam proses perancangan. Evaluasi antarmuka dilakukan melalui Usability Testing dengan mengukur aspek efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pada 5 responden petani melalui 7 skenario tugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek efektivitas, aplikasi mencapai tingkat keberhasilan (Success Rate) sebesar 97,14% dengan 34 dari 35 percobaan tugas berhasil diselesaikan dengan sempurna. Pada aspek efisiensi, pengukuran Time on Task menggunakan geometric mean menghasilkan total rata-rata waktu pengerjaan sebesar 1.038,07 detik. Sementara itu, pengujian aspek kepuasan menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 81. Berdasarkan standar penilaian SUS, skor tersebut menempatkan aplikasi IniTani pada kategori "Excellent" dengan tingkat penerimaan Acceptable (Grade A). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perancangan aplikasi IniTani telah memenuhi kebutuhan pengguna dan layak untuk diimplementasikan guna meningkatkan efisiensi manajemen usaha tani padi bagi para petani.
Analisis Komparatif Penggunaan Teknologi GPS Dibandingkan dengan Bluetooth Low Energy Pada Aplikasi Presensi “Si Jaga” di PT Arunika Prawiratama Hironemus Apriliano Diesa Putra; Agi Putra Kharisma; Fais Al Huda
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Arunika Prawiratama menghadapi permasalahan integritas data absensi satpam. Aplikasi mobile “Si Jaga” merupakan sistem absensi satpam berbasis GPS dan QR Code yang dikembangkan untuk mengatasi masalah tersebut. Namun, ternyata terdapat celah pada sistem tersebut terkait dengan potensi manipulasi lokasi melalui GPS spoofing. Penelitian ini mengusulkan alternatif validasi lokasi menggunakan teknologi Bluetooth Low Energy (BLE) dan melakukan analisis komparatif antara kedua aplikasi berdasarkan tiga parameter: konsumsi daya, waktu eksekusi, dan kepuasan pengguna. Data konsumsi daya dan waktu eksekusi diperoleh melalui instrumented UI test pada Android Studio, sedangkan kepuasan pengguna diukur menggunakan System Usability Scale (SUS) yang melibatkan 15 partisipan. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada konsumsi daya dan kepuasan pengguna, tetapi terdapat perbedaan signifikan pada waktu eksekusi. Temuan ini memberikan pertimbangan teknis dalam pemilihan teknologi validasi lokasi pada sistem presensi satpam.
Analisis Perbandingan Performa Flutter dan React Native Pada Aplikasi Pencatatan Keuangan Pribadi Fredra, Davin Dalana Fidelio; Agi Putra Kharisma; Fais Al Huda
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan framework pengembangan aplikasi mobile lintas platform merupakan keputusan teknis krusial yang berdampak langsung pada kualitas performa aplikasi. Flutter dan React Native adalah dua framework cross-platform paling dominan di industri, namun hasil perbandingan yang ada seringkali tidak konsisten. Penelitian ini menganalisis dan membandingkan performa keduanya pada aplikasi pencatatan keuangan pribadi berbasis Android, mengukur empat metrik: startup time, frame rate (FPS), memory usage, dan CPU usage. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium terkontrol dengan dua prototipe aplikasi identik secara fungsional menggunakan arsitektur MVVM, diuji pada empat skenario dengan 30 iterasi per skenario pada perangkat Realme 14T. Hasil menunjukkan React Native unggul dalam startup time 22,28% lebih cepat (r = 0,86). Flutter lebih efisien dalam CPU usage: 91,89% lebih efisien pada Input Transaksi (Cohen's d = -5,96) dan 78,26% pada Dashboard Analitik (r = 0,86). Memory usage bervariasi tergantung beban kerja. Flutter direkomendasikan untuk pengembangan aplikasi pencatatan keuangan pribadi karena keunggulan konsisten pada efisiensi CPU.
Analisis Perbandingan Progressive Web App dan Website Konvensional pada Platform E-Commerce Motiv Coffee untuk Optimalisasi Pengalaman Pengguna B2B-B2C Mario, Qyan Rommy; Agi Putra Kharisma; Fais Al Huda
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan Motiv Coffee pada marketplace eksternal dengan komisi hingga 15% mendorong pengembangan platform e-commerce internal yang mampu melayani segmen Business-to-Consumer (B2C) dan Business-to-Business (B2B). Penelitian ini menganalisis perbandingan kinerja teknis dan pengalaman pengguna antara dua arsitektur platform: Progressive Web App (PWA) dan Website Konvensional, yang dibangun menggunakan framework Next.js dan basis data PostgreSQL. Pendekatan analitik-komparatif dengan metode campuran diterapkan; pengujian kinerja teknis dilakukan dengan 10 iterasi untuk RAM dan transfer data serta 20 iterasi untuk Google Lighthouse, sedangkan pengujian pengalaman pengguna melibatkan 12 partisipan (10 B2C, 2 B2B) menggunakan System Usability Scale (SUS) dan pencatatan waktu penyelesaian tugas. Pengujian hipotesis menggunakan Mann-Whitney U Test, Independent Sample T-Test berdasarkan verifikasi normalitas Shapiro-Wilk, dan Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan PWA unggul dalam efisiensi RAM (selisih median 3.406 KB, p=0,0342), kecepatan muat repeat visit (626 ms vs 1.140 ms, p=0,0140), dan efisiensi tugas (47,5% lebih cepat, p=0,0008). Website Konvensional lebih unggul pada first visit LCP (74,75 ms, p=0,0047) dan efisiensi data (p=0,0000). Tidak ada perbedaan signifikan pada efektivitas (p=0,8298) dan kepuasan (p=0,6028); kedua platform mencapai "Best Imaginable" SUS (Website Konvensional: 93,33; PWA: 94,58). PWA direkomendasikan sebagai pilihan optimal, khususnya untuk penggunaan berulang B2B.