Berpikir kritis termasuk kemampuan berpikir tingkat tinggi yang idealnya terus diasah melalui pembelajaran matematika. Kenyataannya, kemampuan tersebut pada materi rasio masih tergolong rendah, sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang mendorong siswa aktif menyusun pengetahuannya sendiri secara bermakna. Riset ini dilakukan untuk melihat sejauh mana model Inquiry Learning yang dipadukan dengan pendekatan Deep Learning memengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP pada materi rasio. Desain yang dipakai adalah eksperimen semu (quasi experimental) dengan nonequivalent control group design. Melalui teknik cluster random sampling, ditetapkan kelas VII A sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII B sebagai kelompok kontrol, masing-masing beranggotakan 32 siswa. Hasilnya, rata-rata skor post-test kemampuan berpikir kritis kelompok eksperimen mencapai 30,16, dengan nilai effect size 1,04 yang berada pada kategori besar menunjukkan bahwa penerapan Inquiry Learning dengan pendekatan Deep Learning memberi dampak kuat terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini mengisyaratkan bahwa pembelajaran yang memadukan proses inkuiri dengan pembelajaran bermakna, sadar, dan mendalam dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi rasio. Dengan kata lain, model Inquiry Learning dengan pendekatan Deep Learning terbukti berpengaruh besar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP.
Copyrights © 2026