Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menghadapi tantangan dalam menentukan pilihan karier setelah lulus, khususnya dalam memilih antara memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Keterbatasan informasi, kurangnya bimbingan karier, serta pengaruh eksternal sering menyebabkan ketidaktepatan dalam pemilihan jurusan yang berdampak pada rendahnya motivasi belajar hingga risiko putus studi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan siswa dalam memilih jurusan dan universitas yang sesuai dengan minat dan bakat melalui workshop pendampingan karier. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan workshop, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap informasi pendidikan tinggi, kemampuan mengenali minat dan bakat, perbedaan perkuliahan vokasi dan regular, menentukan pekerjaan dan cita-cita, serta keterampilan dalam mengakses informasi digital terkait jurusan dan beasiswa. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengambil keputusan yang lebih rasional terkait pilihan pendidikan. Dengan demikian, program pendampingan karier ini efektif dalam membantu siswa SMK mempersiapkan transisi ke pendidikan tinggi secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026