Permasalahan gizi balita di Desa Beurawang, Kabupaten Aceh Barat, masih menjadi tantangan dengan ditemukannya kasus stunting, wasting, dan underweight berdasarkan laporan posyandu, namun data aktual yang lengkap belum tersedia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengumpulkan data status gizi balita secara langsung, meningkatkan pengetahuan ibu melalui edukasi, serta memberikan intervensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Sebanyak 30 balita diikutsertakan dalam kegiatan ini. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran antropometri (indikator BB/TB, BB/U, TB/U), wawancara terstruktur tentang morbiditas, riwayat imunisasi, serta perilaku pemberian ASI dan MPASI. Edukasi gizi diberikan kepada ibu balita, disertai pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil pengukuran antropometri menunjukkan 13,3% balita mengalami wasting, 30% mengalami stunting, dan 20% mengalami underweight. Sebanyak 20% balita memiliki riwayat diare dan 13,3% riwayat campak. Tingkat pengetahuan ibu kategori baik meningkat dari 80% sebelum edukasi menjadi 100% setelah edukasi. Kegiatan ini memberikan dampak yang konkret berupa tersedianya data status gizi aktual sebagai dasar kebijakan puskesmas serta peningkatan pemahaman ibu tentang gizi balita.
Copyrights © 2026