Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Gampong Purwosari Kabupaten Nagan Raya Mardaleta Mardaleta; Munandar Munandar; Dewi Fithria; Maiza Duana; Yovhandra Ockta; Tya Ulfa; Ranita Suri Dewi; Salma Alfina Putri Nada; Kamalia Ulfa; Tsamarah Nur Rahmah; Wanda Ramadhana
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 8, No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v8i1.13550

Abstract

Food security issues in marginal villages such as Purwosari Village, Nagan Raya Regency, require a collaborative and sustainable multi-stakeholder approach. This village has the potential for local food sources such as tempeh, water spinach, spinach, and mustard greens, but faces challenges such as marginal land conditions, limited access to capital, and low utilization of promotional technology. The community service activity carried out by ORMAWA HIMAKESMAS of Teuku Umar University (UTU) aims to strengthen food security through participatory, educational, and innovative approaches. The program involved academics, village government, financial institutions (Bank Mustaqim), and the UTU Business Incubator through socialization, training, and interactive discussions. The materials delivered included balanced nutrition based on local food, Islamic financing using the musyarakah scheme, product promotion techniques through creative videos, and integrated village development planning. The results showed an increase in community knowledge regarding the utilization of local food and access to capital, as well as the establishment of a partnership model that can be replicated in other villages. Capacity building and support in terms of policy and infrastructure are key to sustainability. This collaboration between UTU and HIMAKESMAS demonstrates the importance of cross-sector synergy in building food self-sufficient, prosperous, and competitive villages.
Manajemen Program Gizi Analisis Situasi Gizi dan Penentuan Prioritas Masalah Gizi di Kecamatan Meureubo Dina Mariatun; Rahmatul Sariyanti; Erika Wisanda; Dina Pratiwi; Chika Amelya Rossa; Silvia Agusdiana; Hamliatus Sakinah HSB; Ranita Suri Dewi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wgamgt29

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) among pregnant women remains an important nutritional problem because it increases the risk of pregnancy complications, low birth weight infants, prematurity, and stunting. This study aimed to analyze the situation of CED among pregnant women in Meureubo District, West Aceh Regency. A descriptive study with a cross-sectional approach was conducted using secondary data obtained from e-PPGBM reports, the West Aceh Health Profile, and health center records. The analysis focused on describing the prevalence of CED and its contributing factors. The results showed that the prevalence of CED among pregnant women in Meureubo District reached 57.4%, which was higher than the provincial and national averages. Contributing factors included household economic conditions, low nutrition knowledge, food taboos during pregnancy, and limited access to nutritious foods. Therefore, interventions such as nutrition education, supplementary feeding programs, regular nutritional monitoring, and multisectoral support are needed to reduce the prevalence of CED. In conclusion, CED among pregnant women is a priority nutritional problem requiring sustainable interventions in Meureubo District.
Faktor Penyebab Diabetes Mellitus Pada Metabolisme Karbohidrat: A Literatur Review Ranita Suri Dewi; Iken Rahma Mahesty; Zikri Mutharhari; Iqbal Maulana; Mursyidah Ulfa
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.872

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) menjadi masalah kesehatan global yang serius karena berhubungan langsung dengan gangguan pada metabolisme karbohidrat. Penyakit ini ditandai dengan gangguan metabolisme karbohidrat akibat defisiensi atau resistensi insulin, yang berdampak pada peningkatan kadar gula darah dan kerusakan organ tubuh. Penelitian ini menggunakan desain studi literatur dengan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis faktor-faktor penyebab DM berdasarkan publikasi ilmiah periode 2019–2025. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional yang ter indeks di database terpercaya, dengan kriteria inklusi berupa relevansi topik, keterharuan data, dan proses peer-review. Hasil analisis terhadap sepuluh artikel menunjukkan bahwa pola makan yang tidak sehat, sedentary lifestyle dan obesitas merupakan faktor risiko utama yang dapat dimodifikasi, sedangkan faktor genetik, stres, dan lingkungan menjadi faktor non-modifiable yang turut berperan. DM ditemukan tidak hanya pada lansia, tetapi juga pada remaja dengan obesitas dan gaya hidup buruk. Intervensi berupa edukasi gizi, peningkatan aktivitas fisik, serta pemantauan berkala terbukti efektif dalam pencegahan dan pengelolaan DM. Kajian ini menegaskan perlunya pendekatan holistik berbasis literatur untuk menekan prevalensi DM dan mencegah komplikasi jangka panjang.
An Overview of Mothers’ Knowledge Regarding the Prevention of Underweight in Toddlers in Peulanteu Sp Village, within the Service Area of the Kuta Padang Community Health Center Bengi Mauliana; Laura Adiningsi; Ranita Suri Dewi; Selfiyani Selfiyani; Mauliza Mauliza; Vila Mutia
Jurnal Kesehatan Mitra Sekawan Vol. 3 No. 1 (2026): September
Publisher : Utami Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/jkmp.v3i1.810

Abstract

Underweight pada balita merupakan salah satu masalah gizi yang masih menjadi perhatian karena dapat menghambat pertumbuhan, perkembangan, dan meningkatkan risiko kesakitan maupun kematian. Pengetahuan ibu berperan penting dalam upaya pencegahan underweight pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang pencegahan underweight pada balita di Desa Peulanteu SP Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 60 ibu yang memiliki balita. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 28 orang (46,7%), kategori kurang sebanyak 20 orang (33,3%), dan kategori baik sebanyak 12 orang (20,0%). Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pencegahan underweight pada balita. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan underweight sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan penyuluhan gizi kepada ibu balita.
Skrining Gizi dan PMT Berbasis Pangan Lokal Pada Ibu Balita di Desa Beurawang Kabupaten Aceh Barat Safrida Safrida; Cukri Rahma; Ranita Suri Dewi; Sufyan Anwar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8869

Abstract

Permasalahan gizi balita di Desa Beurawang, Kabupaten Aceh Barat, masih menjadi tantangan dengan ditemukannya kasus stunting, wasting, dan underweight berdasarkan laporan posyandu, namun data aktual yang lengkap belum tersedia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengumpulkan data status gizi balita secara langsung, meningkatkan pengetahuan ibu melalui edukasi, serta memberikan intervensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Sebanyak 30 balita diikutsertakan dalam kegiatan ini. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran antropometri (indikator BB/TB, BB/U, TB/U), wawancara terstruktur tentang morbiditas, riwayat imunisasi, serta perilaku pemberian ASI dan MPASI. Edukasi gizi diberikan kepada ibu balita, disertai pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil pengukuran antropometri menunjukkan 13,3% balita mengalami wasting, 30% mengalami stunting, dan 20% mengalami underweight. Sebanyak 20% balita memiliki riwayat diare dan 13,3% riwayat campak. Tingkat pengetahuan ibu kategori baik meningkat dari 80% sebelum edukasi menjadi 100% setelah edukasi. Kegiatan ini memberikan dampak yang konkret berupa tersedianya data status gizi aktual sebagai dasar kebijakan puskesmas serta peningkatan pemahaman ibu tentang gizi balita.