Stunting merupakan gangguan pertumbuhuan dan perkembangan anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Stunting bisa ditandai dengan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya. Stunting terjadi karena multifaktor yang berkaitan dengan gangguan gizi kronis. Stunting dapat menyebabkan pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif pada anak menjadi terhambat. Kecamatan Bringin yang berada di Kabupanten Semarang menjadi salah satu Kecamatan dengan angka stunting yang masih relatif tinggi dibandingkan dengan kecamatan lain. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pencegahan stunting pada remaja putri yang menempuh pendidikan di SMK NU Tunas Bangsa, Bringin. Metode yang digunakan pada kegiatan ini seperti pre-test, ceramah dua arah, game TESABEN dan postest. Berdasarkan hasil analisis diperoleh rata – rata skor pre-test sebesar 60,69 poin dan rata-rata skor post test sebesar 90 poin, serta p-value <0,001 <0,005, sehingga kegiatan ini dengan kombinasi berbagai metode pendekatan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang pencegahan stunting.
Copyrights © 2026