Mahasiswa sering mengalami kesulitan memahami fungsi dan prinsip kerja alat praktikum pada laboratorium kimia analitik karena keterbatasan media pembelajaran serta terbatasnya penggunaan alat secara langsung di laboratorium. Kondisi ini menyebabkan mahasiswa memerlukan media pembelajaran yang praktis dan mudah diakses untuk membantu memahami alat-alat praktikum kimia analitik. Penelitian ini bertujuan menganalisis respons mahasiswa terhadap penggunaan buku saku alat praktikum kimia analitik sebagai media pembelajaran. Penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan subjek tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Institut Pendidikan Soe yang telah menempuh mata kuliah kimia analitik. Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang mencakup aspek pemahaman konsep, kemudahan penggunaan media, keterkaitan dengan analisis kimia analitik, manfaat, dan minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan seluruh indikator berada pada kategori baik hingga sangat baik. Indikator pemahaman fungsi alat memperoleh skor tertinggi (4,00), sedangkan pemahaman prinsip kerja alat terendah (2,67). Penggunaan buku saku juga memperoleh respons positif dari mahasiswa.
Copyrights © 2026