Proceeding of Informatics Collaborations and Dessimenation Meeting (Infocoding)
Vol. 2 No. 1 (2026)

Analisis Geospasial Berbasis Cloud untuk Pemetaan Risiko Erosi Lahan di Kabupaten Ponorogo

Adi Fajaryanto Cobantoro (Universitas Muhammadiyah Ponorogo)
Ismail Abdurrozzaq Zulkarnain (Universitas Muhammadiyah Ponorogo)
Arin Yuli Astuti (Universitas Muhammadiyah Ponorogo)
Sugianti Sugianti (Universitas Muhammadiyah Ponorogo)



Article Info

Publish Date
13 Jun 2026

Abstract

Kabupaten Ponorogo memiliki karakteristik topografi yang didominasi perbukitan dan pegunungan, sehingga rentan terhadap erosi lahan yang berdampak pada degradasi tanah, sedimentasi, dan peningkatan potensi bencana. Penelitian ini bertujuan memetakan distribusi spasial tingkat bahaya erosi serta menganalisis dinamika perubahannya di Kabupaten Ponorogo selama periode 2020–2023 menggunakan model Revised Universal Soil Loss Equation (RUSLE) berbasis Google Earth Engine (GEE). Data yang digunakan meliputi CHIRPS untuk faktor erosivitas hujan (R), OpenLandMap untuk erodibilitas tanah (K), SRTM DEM untuk faktor panjang dan kemiringan lereng (LS), serta MODIS NDVI untuk faktor tutupan lahan (C), sedangkan faktor konservasi (P) diasumsikan bernilai 1. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah tengah Kabupaten Ponorogo cenderung berada pada kategori bahaya erosi sangat rendah hingga sedang, sedangkan wilayah selatan, tenggara, dan timur yang memiliki lereng lebih curam secara konsisten berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi. Secara temporal, rata-rata kehilangan tanah tahunan meningkat dari 19,24 ton/ha/tahun pada 2020 menjadi 27,6 ton/ha/tahun pada 2021, lalu sedikit menurun menjadi 24,7 ton/ha/tahun pada 2022, sebelum melonjak tajam menjadi 77 ton/ha/tahun pada 2023. Lonjakan ini mengindikasikan adanya anomali erosi yang diduga kuat dipengaruhi oleh penurunan tutupan vegetasi akibat kondisi kering terkait El Niño 2023, sehingga faktor C menjadi lebih dominan dibanding variasi curah hujan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi RUSLE dan GEE efektif untuk mengidentifikasi pola spasio-temporal erosi serta mendukung penentuan prioritas wilayah konservasi lahan secara lebih cepat dan berbasis data.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

proceeding

Publisher

Subject

Description

Prosiding Informatics Collaborations and Dissemination Meeting (INFOCODING) merupakan kumpulan artikel ilmiah hasil dari kegiatan deseminasi penelitian yang diselenggarakan oleh Asosiasi Program Studi Infokom Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (APSI-PTMA) bekerja sama dengan Universitas ...