Journal Liaison Academia and Society
Vol 6 No 2: Juni 2026

Pemberdayaan Sanggar Budaya Muli Mekhanai Ujung Aspal dan Inovasi Tapis Melalui Digitalisasi Promosi dan Tata Kelola Berbasis Desa Wisata di Desa Kelawi, Lampung Selatan

Deviana Sari (Universitas Indonesia Mandiri)
Adelina Anum (Universitas Indonesia Mandiri)
Supriyanto (Universitas Indonesia Mandiri)
Syades Sefira Safitri (Universitas Indonesia Mandiri)
Mela Desvia (Universitas Indonesia Mandiri)
Uswatul Hasanah (Universitas Indonesia Mandiri)



Article Info

Publish Date
09 Jul 2026

Abstract

Kain tapis merupakan warisan budaya khas Lampung yang menyimpan nilai filosofis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat, namun pemanfaatannya oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih terkendala oleh rendahnya kapasitas produksi, minimnya diversifikasi produk, lemahnya tata kelola usaha, serta keterbatasan literasi digital dalam pemasaran. Kondisi serupa dijumpai pada pengelolaan destinasi wisata Pantai Minang Ruwa di Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, yang masih menerapkan sistem retribusi manual sehingga rawan kebocoran pendapatan dan minim data kunjungan wisatawan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan pengrajin tapis di Sanggar Budaya Muli Mekhanai Ujung Aspal serta pengelola Pantai Minang Ruwa melalui lima agenda utama, yaitu peningkatan kuantitas produksi dan inovasi produk tapis, penyusunan business plan, penguatan tata kelola dan laporan keuangan, pengembangan sistem e-ticketing berbasis digital, serta pelatihan pengelolaan media sosial dan konten promosi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action research yang meliputi tahap sosialisasi dan asesmen kebutuhan, pelatihan partisipatif, pendampingan implementasi, serta evaluasi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra dalam diversifikasi desain produk tapis fungsional, kemampuan menyusun rencana bisnis yang aplikatif, penerapan pencatatan keuangan sederhana berbasis pemisahan kas usaha dan pribadi, penggunaan prototipe tiket elektronik berbasis kode QR untuk pengelolaan kunjungan pantai, serta peningkatan intensitas dan kualitas konten promosi di media sosial. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem UMKM budaya berbasis desa wisata yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada kelompok usaha kerajinan tradisional lain di Indonesia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

J-LAS

Publisher

Subject

Description

Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung terhadap kontennya, berdasarkan prinsip bahwa penyediaan hasil penelitian bagi publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih ...