Prediabetes dapat berkembang menjadi diabetes melitus dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, beban ekonomi juga meningkat akibat tingginya biaya pelayanan kesehatan dan penurunan produktivitas kerja. Salah satu kelompok berisiko prediabetes adalah perawat karena karakteristik pekerjaannya, seperti penerapan sistem kerja sif serta tingginya beban dan tekanan kerja yang dapat memicu stres. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian prediabetes pada perawat di Rumah Sakit X pada tahun 2025. Desain studi yang digunakan adalah cross-sectional dengan sumber data primer yang dikumpulkan melalui pengisian kuesioner dan data sekunder yang diperoleh dari laporan hasil medical check-up tahun 2025. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh perawat Rumah Sakit X, dengan jumlah sampel sebanyak 82 perawat yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Proporsi kejadian prediabetes pada perawat di Rumah Sakit X diketahui sebesar 20,7%. Analisis multivariat menunjukkan bahwa indeks massa tubuh (POR=5,071; 95% CI=1,464-17,569) dan hipertensi (POR=7,418; 95% CI=2,058-26,735) secara signifikan berhubungan dengan kejadian prediabetes pada perawat di Rumah Sakit X. Upaya penguatan program kesehatan kerja di rumah sakit diharapkan dapat diarahkan pada pencegahan gangguan kesehatan metabolik, khususnya melalui skrining kesehatan metabolik secara berkala dan program pengendalian berat badan.
Copyrights © 2026