Makalah ini membahas integrasi nilai-nilai filsafat pendidikan dalam pendekatan humanistik pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Filsafat pendidikan memberikan dasar normatif dan arah tujuan bagi praktik pembelajaran, sedangkan pendekatan humanistik menempatkan peserta didik sebagai pusat proses belajar dengan memperhatikan potensi, kebebasan, dan pengalaman pribadi. Keduanya memiliki titik temu dalam pandangan bahwa pendidikan harus berorientasi pada pengembangan kemanusiaan secara utuh, bukan sekadar transfer pengetahuan. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, pendekatan humanistik memungkinkan siswa untuk berekspresi, berinteraksi, dan mengembangkan kepekaan bahasa sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam filsafat pendidikan. Melalui integrasi ini, guru dapat mengembangkan model pembelajaran yang bermakna, kreatif, dan menumbuhkan karakter positif peserta didik.
Copyrights © 2025