Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh supervisi klinis dan motivasi kerja terhadap kinerja guru di SMP Negeri 7 Kota Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan analisis regresi linier. Sampel penelitian melibatkan 32 guru yang dipilih dengan teknik total sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa supervisi klinis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai korelasi r = 0,767 (p < 0,01) dan kontribusi R² = 0,588. Motivasi kerja juga berpengaruh positif terhadap kinerja guru dengan nilai r = 0,593 (p < 0,01) dan R² = 0,351. Secara simultan, supervisi klinis dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (F = 23,613; p < 0,05) dengan kontribusi sebesar 62% (R² = 0,620). Supervisi klinis merupakan variabel paling dominan (β = 0,639). Temuan ini menunjukkan dan berimplikasi bahwa penerapan supervisi klinis yang terencana dan berkelanjutan, didukung oleh peningkatan motivasi kerja, berperan penting dalam meningkatkan kinerja guru secara optimal.
Copyrights © 2026