Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi civic disposition dalam Kurikulum Merdeka Belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Siwalima Ambon. Fokus penelitian mencakup tiga aspek utama, yaitu: metode yang diterapkan guru Pendidikan Pancasila dalam mengintegrasikan civic disposition, tantangan yang dihadapi guru dan siswa dalam proses implementasi, dampak penerapan civic disposition terhadap sikap, perilaku siswa di lingkungan sekolah. Metode Penelitian adalah peenlitian kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, Data dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn, Kepala sekolah , wakil kepala sekolah menerapkan berbagai metode seperti diskusi reflektif, pembelajaran berbasis proyek, dan penguatan nilai melalui keteladanan untuk mengintegrasikan civic disposition. Tantangan yang muncul meliputi keterbatasan pemahaman siswa terhadap konsep kewarganegaraan serta keragaman karakter siswa yang memerlukan pendekatan berbeda oleh pendidik. Implementasi civic disposition berdampak positif terhadap peningkatan sikap tanggung jawab, toleransi, kemampuan bekerja sama, dan kepedulian sosial siswa, baik dalam aktivitas sekolah maupun kehidupan di asrama.. Dengan demikian, penerapan civic disposition dalam Kurikulum Merdeka Belajar berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter kewarganegaraan peserta didik.
Copyrights © 2026