Inovasi merupakan aspek fundamental dalam pengembangan pendidikan Islam agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter, spiritualitas, dan kompetensi peserta didik dalam menghadapi tantangan global. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis teori inovasi pendidikan Islam melalui tiga perspektif utama, yaitu teori difusi inovasi, pedagogik inovatif, dan pemanfaatan teknologi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari buku, artikel jurnal, dan dokumen ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori difusi inovasi berperan dalam menjelaskan proses penerimaan dan penyebaran pembaruan dalam pendidikan Islam, pedagogik inovatif menekankan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan kontekstual, serta teknologi pendidikan berfungsi sebagai sarana strategis dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akses pembelajaran Islam. Integrasi ketiga aspek tersebut menjadi landasan penting dalam mewujudkan pendidikan Islam yang adaptif, transformatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
Copyrights © 2026