Hafnizon
Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Filosofis Pendidikan Islam: Pengertian, Dasar, dan Tujuan Hafnizon; Ismail Syakban; Miwaldi Ambriza
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Januari)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education currently faces serious challenges in the form of value deconstruction due to globalization, secularization, and digital disruption, which trigger identity crises and moral degradation among the younger generation. This study aims to reconstruct the philosophical foundations of Islamic education to formulate an integrative paradigm relevant to contemporary challenges. Using a library research method with a descriptive-analytical approach, this research examines various authoritative literatures from both classical and contemporary figures, with a focus on up-to-date references (2018-2024). The results indicate that the reconstruction of Islamic education must be based on the integration of the trinity of concepts: Tarbiyah, Ta’lim, and Ta’dib, oriented toward Tawhidic values as a worldview. The main findings emphasize that the cultivation of adab (Ta’dib) is a crucial instrument for overcoming the dichotomy of knowledge and serves as a moral filter in the use of information technology. The study concludes that the ultimate vision of Islamic education is the achievement of the Insan Kamil (Perfect Human) status, which synergizes intellectual depth, steadfast faith, and noble character. The implications of this study demand a curriculum reorientation that is not only based on cognitive achievement but also on the internalization of transcendental values within a holistic educational ecosystem
Analisis Teoretis Inovasi Pendidikan Islam: Perspektif Teori Difusi Inovasi, Pedagogik Inovatif, dan Teknologi Pendidikan Hafnizon; Fitri Alrasi; Adri Wandi; Yamurni; Usnidar; Zaldi; Firman Daus
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Januari)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi merupakan aspek fundamental dalam pengembangan pendidikan Islam agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter, spiritualitas, dan kompetensi peserta didik dalam menghadapi tantangan global. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis teori inovasi pendidikan Islam melalui tiga perspektif utama, yaitu teori difusi inovasi, pedagogik inovatif, dan pemanfaatan teknologi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari buku, artikel jurnal, dan dokumen ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori difusi inovasi berperan dalam menjelaskan proses penerimaan dan penyebaran pembaruan dalam pendidikan Islam, pedagogik inovatif menekankan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan kontekstual, serta teknologi pendidikan berfungsi sebagai sarana strategis dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akses pembelajaran Islam. Integrasi ketiga aspek tersebut menjadi landasan penting dalam mewujudkan pendidikan Islam yang adaptif, transformatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Islam: Analisis Filosofis, Teoritis, dan Inovasi Metodologis di Era Digital Hafnizon; Ahmad Lahmi; Adri Wandi; Yamurni; Usnidar; Zaldi; Firman Daus; Miwaldi Amriza
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Januari)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi dalam evaluasi pembelajaran merupakan aspek fundamental bagi pendidikan Islam agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan global di era digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam sistem evaluasi pembelajaran pendidikan Islam melalui tiga perspektif utama: analisis filosofis, kerangka teoretis difusi inovasi, dan inovasi metodologis berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari literatur ilmiah relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi dalam pendidikan Islam saat ini mengalami pergeseran paradigma dari penguasaan materi tekstual menuju pengembangan karakter (Insan Kamil) dan kecakapan abad ke-21. Teori difusi inovasi berperan dalam menjelaskan proses penerimaan pembaruan penilaian yang harus selaras dengan nilai-nilai akhlak dan kemaslahatan umat. Pemanfaatan teknologi seperti Learning Management System (LMS) dan portofolio digital berfungsi sebagai akselerator efektivitas evaluasi tanpa mengesampingkan konsep Ta’dib sebagai filter moral. Integrasi ketiga aspek ini menjadi landasan penting dalam mewujudkan sistem evaluasi yang adaptif, transformatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.