Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Vol. 1 No. 6 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Mei)

Masjid dan Peradaban Islam Pesisir: Studi pada Masyarakat Desa Panyuran, Palang, Tuban

Efa Lutfi Udma (Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama, Tuban, Indonesia)
Muhlishotul Amalia (Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama, Tuban, Indonesia)
Kholifah Rismawati (Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama, Tuban, Indonesia)
Nurul Hakim (Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama, Tuban, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 May 2026

Abstract

Bangkitnya peradaban Islam di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari peran wilayah pesisir sebagai tempat pertama di mana Islam diperkenalkan melalui perdagangan. Proses Islamisasi yang tenang dan sensitif secara budaya terjadi dari interaksi antara pedagang Muslim dan kelompok masyarakat adat. Masjid memainkan peran penting dalam proses ini sebagai pusat interaksi sosial dan pendidikan selain berfungsi sebagai tempat ibadah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti fungsi Masjid Jami Nurul Ula Panyuran dalam kehidupan sosial dan keagamaan komunitas pesisir. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dan metodologi kualitatif. Model interaktif yang mencakup pengurangan data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan digunakan untuk menilai data yang telah dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masjid berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan informal, dan interaksi sosial lingkungan sekitar selain menjadi tempat ibadah. Keterlibatan aktif masjid dalam pembangunan masyarakat ditunjukkan melalui sejumlah kegiatan, termasuk pengajian rutin, tadarus Al-Qur'an, pelatihan qori', TPQ (pembelajaran Al-Qur'an untuk anak-anak), dan program sosial seperti khitan massal dan sedekah untuk fakir miskin serta anak yatim. Masjid juga bertindak sebagai forum diskusi yang meningkatkan hubungan antarpribadi dan mendorong kohesi masyarakat. Masjid berfungsi sebagai saluran yang kuat untuk internalisasi prinsip-prinsip Islam seperti kepedulian sosial, kolaborasi, dan ukhuwah (persaudaraan) di komunitas pesisir. Dengan demikian, masjid dapat dilihat sebagai lembaga multifaset yang menggabungkan aspek sosial, edukatif, dan spiritual dalam kehidupan bermasyarakat. Karena fungsinya yang menyeluruh, masjid merupakan komponen penting dalam membentuk masyarakat yang religius, damai, dan kuat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

al-ilmiya

Publisher

Subject

Description

jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang Pendidikan Islam. Jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, dan mahasiswa dalam menyebarluaskan gagasan, temuan, serta inovasi yang relevan dengan pengembangan pendidikan Islam di ...