Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran guru Pendidikan Agama Islam dalam proses internalisasi nilai-nilai toleransi beragama pada peserta didik di lingkungan sekolah. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter siswa, khususnya dalam menumbuhkan sikap toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Walaupun nilai toleransi merupakan bagian integral dari ajaran Islam, realitas di lapangan masih menunjukkan adanya sikap kurang terbuka terhadap perbedaan di kalangan siswa. Kondisi ini mengindikasikan bahwa proses penanaman nilai toleransi belum berjalan secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang melibatkan guru Pendidikan Agama Islam, peserta didik, serta pihak sekolah. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan triangulasi untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai toleransi beragama oleh guru Pendidikan Agama Islam dilakukan melalui penerapan strategi pembelajaran yang kontekstual, pemberian keteladanan dalam sikap dan perilaku, serta pembiasaan melalui budaya sekolah yang inklusif. Meskipun demikian, terdapat sejumlah hambatan, seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan dominasi pendekatan kognitif yang kurang mendukung penguatan aspek afektif siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih terstruktur dan berkesinambungan dalam mengintegrasikan nilai toleransi beragama ke dalam proses pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan praktik pendidikan yang lebih berorientasi pada pembentukan karakter toleran.
Copyrights © 2026