Pendidikan karakter Islami merupakan aspek penting dalam membentuk kepribadian siswa, namun pembelajaran agama yang berorientasi kognitif belum optimal dalam menginternalisasikan nilai-nilai akhlakul karimah. Untuk menjawab tantangan tersebut, SMP Negeri 1 Bodeh Pemalang mengembangkan program ekstrakurikuler keagamaan yang menekankan pembelajaran berbasis praktik. Artikel ini bertujuan menganalisis implementasi, tantangan, dan peluang program tersebut dalam membentuk karakter Islami siswa kelas agama. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru PAI, serta siswa. Hasil menunjukkan bahwa program yang telah berlangsung lebih dari satu dekade ini didukung secara formal oleh sekolah melalui berbagai kegiatan seperti tahfiz Al-Qur’an, pendalaman kitab Safinatun Najah, tilawah, pidato dakwah, dan rebana. Program ini efektif menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, serta penghayatan nilai-nilai Islami siswa. Kendati menghadapi keterbatasan waktu, sarana, dan partisipasi siswa, keberlanjutan dan dukungan institusional menjadikannya model pembinaan karakter yang aplikatif di sekolah negeri. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pembelajaran intrakurikuler dan kegiatan ekstrakurikuler untuk memperkuat pendidikan karakter religius secara kontekstual dan berkelanjutan di era modern.
Copyrights © 2025