Penelitian ini bermula karena banyaknya kasus mengenai degradasi moral akibat dari perkembangan teknologi. Pendidikan agama Islam dengan teori classical conditioning sebagai salah satu bentuk upaya antisipasi degradasi moral. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi classical conditioning pendidikan agama Islam di SD Negeri 8 Tulang Bawang Udik dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi classical conditioning. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Sekolah Dasar Negeri 8 Tulang Bawang Udik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan angket. Informan dalam penelitian ini ialah pendidik pada pembelajaran pendidikan agama Islam dan peserta didik kelas IV sebanyak 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa classical conditioning pada Sekolah Dasar Negeri 8 Tulang Bawang Udik dapat menghasilkan tingkah laku yang positif melalui pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan. Adapun pembiasaan yang dilakukan ialah pembiasaan pelafalan surat-surat pendek, pembiasaan ceramah singkat, dan pembiasaan sholat dhuha. Beberapa kegiatan tersebut menciptakan perubahan pada peserta didik. Pembiasaan pelafalan surat-surat pendek menambah hafalan qur’an peserta didik. Pembiasaan peserta didik dengan ceramah singkat menjadikan lebih aktif, percaya diri, dan bertanggung jawab akan tugas. Kemudian, perubahan yang terjadi setelah dilakukannya pembiasaan sholat dhuha menciptakan kemandirian dan inisiatif peserta didik dalam mengerjakan sholat. Faktor yang mempengaruhi implementasi classical conditioning dalam pendidikan agama Islam ialah pendidik, peserta didik dan sekolah.
Copyrights © 2023