ABSTRAK Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap merupakan pelabuhan kelas A yang berperan penting sebagai pusat pendaratan ikan, distribusi hasil tangkapan, dan pengembangan usaha perikanan di Pantai Selatan Jawa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pemanfaatan dan kondisi fasilitas pokok berupa dermaga bongkar dan kolam pelabuhan agar dapat mendukung kelancaran operasional kapal. Penelitian dilaksanakan di PPS Cilacap pada Maret–Juni 2025 menggunakan mixed methods yang menggabungkan pendekatan kuantitatif melalui perhitungan tingkat pemanfaatan fasilitas dan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan 45 responden (nakhoda, ABK, kuli dorong, dan pengguna fasilitas lainnya). Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemanfaatan dermaga bongkar sebesar 50% (belum optimal) dan kolam pelabuhan 60% (cukup optimal). Kendala utama yang ditemukan adalah pendangkalan kolam, yang menyebabkan kapal berukuran >60 GT sulit masuk ke area pelabuhan. Meskipun demikian, fasilitas dermaga dan kolam secara umum masih berfungsi baik. Kesimpulannya, pemanfaatan fasilitas di PPS Cilacap belum optimal dan berpotensi ditingkatkan. Disarankan agar dilakukan pengerukan kolam secara rutin, optimalisasi jadwal bongkar muat, peningkatan fasilitas pendukung, dan evaluasi berkala terhadap seluruh fasilitas pelabuhan demi mendukung operasional perikanan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025