Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026

Pemberdayaan Masyarakat Adat Ciprarasa Berbasis Kearifan Lokal melalui Program Literasi, Kesehatan, Lingkungan, dan Pelestarian Budaya di Kabupaten Sukabumi

Aldi Mulyadi (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Bagus Bambang Sadiwo (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Dwi Rahayu (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Fajar Ardiansyah (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Fadia Pasya Azzahra (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Fatul Ramdhan Hidayat (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Kresna Ramadhan (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Muhammad Naufal Rafly (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Muhammad Faisal Tanma (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Muhammad Syahrul Ramadany (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Muhammad Syazir (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Muhammad Zibran Malisi (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Naya Zyfa Ramadhani (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Rachmatu Zabila Khaerunnisa (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Reva Defitrianti (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Sabella Aufa Syahda (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Septian Masaher (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Tika Marice Bleskadit (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Ulfah Ulfah (Universitas Nusa Putra, Indonesia)
Zia Hikmawati (Universitas Nusa Putra, Indonesia)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

Kampung Adat Ciptarasa di Kabupaten Sukabumi menghadapi permasalahan rendahnya literasi anak (78% tamat SD), risiko stunting pada 3 balita, belum adanya pengelolaan sampah, serta ancaman punahnya nilai adat akibat keterlibatan generasi muda hanya 30%. Kegiatan KKN ini memberdayakan masyarakat melalui program berbasis kearifan lokal dengan pendekatan partisipatif selama 30 hari. Metode yang digunakan adalah participatory action research melalui observasi, Focus Group Discussion, implementasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi anak dengan 10 dari 20 anak target (50%) rutin mengunjungi taman baca, seluruh 5 ibu hamil memahami gizi dan pencegahan stunting, terwujudnya 5 unit tempat sampah bambu, dan penanaman 50 pohon nangka dengan tingkat kelangsungan hidup 88%. Namun, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan adat hanya meningkat dari 30% menjadi 37,5%, belum mencapai target 50% karena kesibukan pemuda di luar kampung. Dampak kegiatan dirasakan melalui meningkatnya akses anak terhadap bacaan, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, serta menguatnya peran kader posyandu. Kegiatan ini menjadi model pengabdian berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan bagi komunitas adat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...