Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026

Pelatihan Literasi Digital Berbasis Analisis Visual Dan Bahasa Bagi Komunitas Tapak Maca

Sri Nurbani (Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Industri Kreatif, Telkom University, Indonesia)
Sri Soedewi (Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Industri Kreatif, Telkom University, Indonesia)
Ira Wirasari (Program Magister Desain, Fakultas Industri Kreatif, Telkom University, Indonesia)
Yelly Andriani Barlian (Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Industri Kreatif, Telkom University, Indonesia)
Siti Deshinta (Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Industri Kreatif, Telkom University, Indonesia)



Article Info

Publish Date
11 Aug 2026

Abstract

Tantangan nyata dari ledakan informasi digital di era pascakebenaran (post-truth) adalah maraknya misinformasi, disinformasi, malinformasi, dan manipulasi konten visual maupun verbal. Komunitas Tapak Maca sebagai komunitas pegiat literasi dan budaya di Kota Bandung mengalami kerentanan terhadap konten negatif di media digital, namun belum memiliki bekal kecakapan kritis dalam membaca dan menganalisis pesan-pesan digital secara holistik. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital anggota komunitas melalui pelatihan membaca media digital dengan cerdas berbasis analisis visual (visual culture) dan bahasa (linguistik). Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui empat sesi pelatihan yang mencakup dasar literasi digital dan disinformasi, analisis visual dan etika konten, linguistik kritis dan wacana digital, serta praktik membaca media digital secara terpadu. Sebanyak 20 anggota komunitas berpartisipasi dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan skor rata-rata pre-test dan post-test serta analisis tematik terhadap wawancara dan observasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor literasi digital dari 56,2 menjadi 82,4 (+26,2 poin), dengan dimensi keamanan siber mencatat peningkatan tertinggi (+27,7 poin). Peserta mengalami peningkatan kemampuan identifikasi disinformasi, kesadaran konteks budaya dalam konten visual, kemampuan mengkritisi bahasa dan wacana, serta komitmen etis dalam berinteraksi di ruang digital. Terbentuknya kelompok diskusi mandiri pasca-pelatihan menandakan adanya transformasi sosial berbasis komunitas. Model pelatihan ini direkomendasikan untuk diterapkan pada komunitas literasi serupa sebagai upaya penguatan ketahanan informasi di tingkat akar rumput.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...