Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026

Penguatan Pemahaman Fisika Dasar Mahasiswa Baru di Papua melalui Pendampingan Thinking Aloud Group Problem Solving (TAGPS)

Nur Ayu Anas (Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Indonesia)
Endang Hartiningsih (Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Indonesia)
Enos Karapa (Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Indonesia)
Djuarensi Patabang (Teknik Mineral, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Indonesia)
Frans Simbol Tambing (Teknik Mineral, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Indonesia)
Wara Kustini Wulan (Badan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BPSDA) Prov. Papua, Indonesia)
Anna O.S.H. Sawai (Badan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BPSDA) Prov. Papua, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Mahasiswa baru di Jurusan Teknik Mineral, Teknik Pertambangan, dan Teknik Geologi Universitas Cenderawasih memiliki latar belakang pendidikan yang beragam, sehingga menimbulkan kesenjangan pemahaman terhadap konsep-konsep dasar Fisika, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari daerah terpencil di Papua. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman Fisika Dasar melalui pendampingan pembelajaran menggunakan metode Thinking Aloud Group Problem Solving (TAGPS). Pendampingan diawali dengan observasi dan survei untuk mengidentifikasi kesulitan belajar mahasiswa, dilanjutkan dengan pembelajaran materi vektor, pembentukan kelompok TAGPS, diskusi kolaboratif, serta evaluasi hasil belajar. Dalam setiap kelompok, mahasiswa didampingi untuk bergantian berperan sebagai pemecah masalah dan pendengar sehingga terjadi proses saling belajar, pemberian umpan balik, dan refleksi terhadap penyelesaian soal. Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa menunjukkan partisipasi yang lebih aktif dalam diskusi, keberanian untuk menyampaikan cara berpikir, serta peningkatan interaksi antarmahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan Fisika Dasar. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan capaian belajar setelah pendampingan. Pada mahasiswa Teknik Geologi dan Teknik Mineral, persentase nilai rendah (0–60) menurun dari 61% menjadi 21%, sedangkan nilai tinggi (85–100) meningkat dari 23% menjadi 53%. Pada mahasiswa Teknik Pertambangan, persentase nilai rendah menurun dari 53% menjadi 10%, sementara nilai tinggi meningkat dari 23% menjadi 50%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan pembelajaran berbasis TAGPS mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kolaboratif, meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam berdiskusi, serta menjadi salah satu alternatif pembinaan mahasiswa baru untuk memperkuat pemahaman Fisika Dasar.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...