Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Ternak sebagai Bahan Baku Pembuatan Kompos di Desa Mandiangin Timur Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar

Nurul Huda (Program Studi Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)
Salsabiila Puteri Bagusmita (Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)
Muhammad Hariri Abdul Aziz (Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)
Rifka Helma Syahida (Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)
Melna Helda Wati (Program Studi Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)
Kharisma Putri Diana (Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)
Nurul Azkia (Unknown)
Putri Indah Lestari (Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)
Yohana Natalia Do Rego (Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)
Ahda Mutia Ramadhani (Program Studi Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)
Naura Seta Dewi (Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)
Muhammad Salman (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)
Natal Sinaga (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia)



Article Info

Publish Date
15 Sep 2026

Abstract

Masyarakat di Desa Mandiangin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada awalnya belum memanfaatkan limbah ternak secara optimal (94,7%) dengan rincian, 47,4% warga membiarkan limbah ternak begitu saja, 26,3% menjualnya dengan nilai ekonomi rendah, dan 10,5% melakukan pembakaran yang memicu polusi lingkungan. Guna mengatasi persoalan tersebut, program pembinaan desa ini dilaksanakan pada Desember 2025 hingga Januari 2026 yang bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pemahaman serta keterampilan dalam mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik bernilai jual tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam proses pengomposan sebesar (84,2%) responden kini telah menguasai cara pembuatan dan langsung tertarik untuk memproduksi kompos secara mandiri. serta perubahan perilaku dari pengelolaan limbah konvensional menuju pengelolaan berbasis sumber daya (waste to resource). Rangkaian kegiatan terdiri dari survei ke desa, penyuluhan, dan dilanjutkan dengan praktik pembuatan kompos, lalu kegiatan diakhiri dengan evaluasi menggunakan kuisioner. Program ini diharapkan dapat berlanjut dengan dukungan kelembagaan dan kebijakan yang memadai untuk mengatasi kendala keterbatasan biaya dan pendampingan guna mengoptimalkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...