Kekerasan di lingkungan pendidikan, khususnya pada lembaga pendidikan berbasis asrama seperti pesantren, masih menjadi permasalahan yang memerlukan upaya pencegahan secara preventif dan partisipatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran santri mengenai pencegahan kekerasan di PTYQ Salatiga melalui kegiatan lomba edukatif dan deklarasi komitmen bersama. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan preventif yang melibatkan santri serta pengelola pesantren. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi pencegahan kekerasan, evaluasi mekanisme pengaduan melalui “bullying box”, media lomba pembuatan poster bertema anti-kekerasan, serta deklarasi komitmen bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri mengenai bentuk-bentuk kekerasan, pentingnya budaya ramah anak, dan kesadaran terhadap mekanisme pelaporan di lingkungan pesantren yang ditunjukkan dari hasil pengisian lembar pre-test dan post-test yang sebelumnya ditemukan 60% santri belum memahami pencegahan kekerasan pada anak menjadi 0%. Selain itu, kegiatan lomba edukatif dan deklarasi bersama juga mampu meningkatkan partisipasi aktif santri serta memperkuat komitmen kolektif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Dengan demikian, pendekatan kreatif, partisipatif, dan berbasis komunitas dinilai efektif dalam mendukung upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2026