Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026

Pengembangan Kader Santri Sehat melalui Pendidikan Etika Kesehatan dan Keteladanan untuk Meningkatkan Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Pondok Pesantren Sunan Drajat Kabupaten Lamongan, Jawa Timur

Paramita Sari (Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Nanda Fadhilah Witris Salamy (Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Achmad Yarziq Mubarak Salis Salamy (Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Yuriske Agnovianto (Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Citra Ayu Fahmi Saputri (Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Laili Safana (Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Nayla Yumna Salsabila (Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Naila Azka Bariroh (Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Luna Amelia Zahra Ramadhani (Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Robby Azif Maulana (Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
07 Sep 2026

Abstract

Pondok pesantren merupakan lingkungan pendidikan berbasis komunitas dengan interaksi sosial yang intensif sehingga penguatan pengetahuan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting untuk mendukung kesehatan santri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri mengenai PHBS melalui pendidikan etika kesehatan dan keteladanan serta memperkuat peran kader santri sehat di lingkungan pesantren. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Pondok Pesantren Sunan Drajat Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dan diikuti oleh 50 santri. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan PHBS, pendidikan etika kesehatan, demonstrasi dan praktik PHBS, keteladanan, serta penguatan peran kader santri sehat. Evaluasi pengetahuan menggunakan desain one-group pretest-posttest. Hasil menunjukkan bahwa rerata skor pengetahuan meningkat dari 77,00 pada pretest menjadi 84,00 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 7,00 poin atau 9,09%. Hasil paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor sebelum dan sesudah kegiatan (p < 0,001). Kegiatan menunjukkan bahwa edukasi PHBS yang dipadukan dengan pendidikan etika kesehatan, praktik, dan keteladanan berpotensi meningkatkan pengetahuan santri. Evaluasi lanjutan diperlukan untuk menilai keberlanjutan penerapan PHBS dan aktivitas kader setelah kegiatan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...