Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wilayah rawan longsor dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) dengan melihat wilayah sepadan sungai DAS Mengkuris. Analisis dilakukan menggunakan empat parameter utama, yaitu erosivitas hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), serta penggunaan lahan dan tindakan konservasi (CP). Survei lapangan dilakukan untuk menguji akurasi hasil analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah rawan longsor di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mekuris terbagi dalam tiga tingkat, dengan dominasi kelas erosi sedang seluas 5.127 hektar (99,90%). Tingkat bahaya erosi kategori "Ringan" ditemukan di area permukiman seluas 0,399 hektar, sedangkan kategori "Sangat Ringan" terdapat di sawah tadah hujan seluas 0,059 hektar. Dari temuan longsor juga menjadi perhatian penting sepadan sungai DAS Mengkuris, wilayah yang seharusnya menjadi konservasi sungai namun masih digunakan dengan penggunaan yang lain
Copyrights © 2025