Abstract: standardized interest and aptitude assessment using the Holland occupational themes framework, and reflective group discussion. Effectiveness was measured through a one-group pretest-posttest design analyzed with the Wilcoxon signed-rank test and normalized gain score. Results showed a highly significant knowledge increase, with average scores rising from 44.70 to 79.38, producing a normalized gain score of 0.614 in the medium-to-high category. A total of 82.2 percent of participants aligned their study program choices with their dominant interest profile, the average satisfaction score reached 4.35 out of 5.00, and 91.1 percent of participants were actively engaged. The activity concludes that a structured one-day career education intervention can significantly improve students’ readiness for the university selection process and promote more informed, self-directed decision-making. Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan perencanaan karier dan kemampuan memilih program studi siswa kelas dua belas di sebuah sekolah menengah atas negeri di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, melalui edukasi tentang jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru berbasis prestasi dan berbasis tes. Kegiatan dilaksanakan dalam satu sesi penuh sehari dengan melibatkan 45 siswa yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi terstruktur, asesmen minat dan bakat terstandar menggunakan kerangka tema pekerjaan Holland, serta diskusi kelompok reflektif. Keberhasilan diukur menggunakan desain uji satu kelompok sebelum dan sesudah intervensi yang dianalisis dengan uji peringkat bertanda Wilcoxon dan perhitungan skor gain ternormalisasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan, dengan rata-rata skor naik dari 44,70 sebelum kegiatan menjadi 79,38 sesudahnya, menghasilkan skor gain ternormalisasi sebesar 0,614 yang termasuk kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 82,2 persen peserta berhasil menyelaraskan pilihan program studi tentatif mereka dengan profil minat dominannya. Rata-rata kepuasan peserta mencapai 4,35 dari skala 5,00, dan 91,1 persen peserta terlibat aktif sepanjang sesi berlangsung. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa intervensi edukasi karier terstruktur yang dilaksanakan dalam satu hari mampu meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi proses seleksi perguruan tinggi dan mendorong pengambilan keputusan yang lebih terinformasi dan mandiri.
Copyrights © 2026